JUARA.NET - Pembalap tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, langsung memikirkan persaingan musim depan meski baru saja menjuarai MotoGP 2025.
Marc Marquez sukses mengamankan titel lebih awal meski musim masih menyisakan lima seri.
The Baby Alien terpaut 201 poin dari peringkat kedua, Alex Marquez.
Marquez tak mungkin lagi dikejar sekalipun Alex memenangi lima balapan terakhir.
Gelar juara MotoGP 2025 menjadi yang kesembilan bagi Marc di seluruh kategori balap motor dunia.
Ia menyamai rekor Valentino Rossi yang juga memiliki tujuh trofi di kelas MotoGP.
Manajer Marquez, Jimmy Martinez, mengungkapkan bagaimana kegigihan kliennya untuk bangkit dari keterpurukan.
Marquez sempat dihantui cedera pada 2020 hingga kariernya menurun selama empat musim beruntun.
"Sebenarnya, ketika kami mulai bekerja sama, kami memulainya di salah satu masa tersulit," ucap Jimmy dikutip Juara.net dari Motosan.es.
"Akhirnya, saya bilang kepadanya, kalau ada yang bisa melakukannya, itu kamu," imbuhnya.
Perjuangan Marquez perlahan membuahkan hasil setelah hijrah ke Ducati.
Pada 2024, pembalap berusia 32 tahun itu mampu menutup musim di peringkat ketiga.
"Kami mengembangkan strategi, kami memutuskan dengan sangat hati-hati langkah apa yang perlu kami ambil," ucap Jimmy.
"Dan dari sana, mari kita coba, karena kita tidak akan bisa lebih buruk dari sebelumnya."
"Kami memulai perjalanan ini selangkah demi selangkah, tanpa terburu-buru, meskipun memang benar terkait usia secara logika bagaikan jam pasir dan kami harus menemukan titik balik itu dengan relatif cepat."
"Namun kenyataannya, dengan pria ini, segalanya menjadi lebih mudah," jelasnya.
Kini, Jimmy ikut merasakan pengorbanan Marquez untuk bisa mengukir sejarah di Motegi.
"Pada akhirnya, semuanya berjalan sesuai rencana, sejak awal, dan sekarang kami di sini, sungguh sebuah mimpi," ujar Jimmy Martinez.
"Dia bahkan menjadikan kami bagian dari keberhasilannya, begitulah."
"Dan sejujurnya, itu menyenangkan, karena pada akhirnya, kami belajar banyak darinya," paparnya.
Tak sampai disitu, Jimmy juga membeberkan perjuangan Marquez di luar lintasan.
Bahkan setelah menjuarai MotoGP 2025, Marquez langsung memikirkan untuk persaingan musim depan.
"Dia pria yang tak kenal lelah dalam segala hal. Dia menonton TV dan melakukan sit-up, dia luar biasa," tutur Jimmy.
"Sejujurnya, kami benar-benar merasakannya, bahkan ketika saya sangat dekat dengannya, saya tetap takjub."
"Dia pria yang sekarang berada di level yang spektakuler, dalam segala hal."
"Dia sedang memikirkan tahun 26 (balapan tahun depan). Jadi, ini sesuatu yang luar biasa," pungkasnya.
Dengan keberhasilan Francesco Bagnaia memenangi MotoGP Jepan 2025 sudah cukup memberi sinyal bagi Marquez.
Ia tidak boleh lengah untuk menyambut tahun depan.
Ditambah lagi musim depan MotoGP juga bakal kedatangan talenta-talenta baru.
Salah satunya sang juara WSBK, Toprak Razgatlioglu.
| Editor | : | Nungki Nugroho |
| Sumber | : | Motosan.es |
Komentar