Perjuangan Marquez perlahan membuahkan hasil setelah hijrah ke Ducati.
Pada 2024, pembalap berusia 32 tahun itu mampu menutup musim di peringkat ketiga.
"Kami mengembangkan strategi, kami memutuskan dengan sangat hati-hati langkah apa yang perlu kami ambil," ucap Jimmy.
"Dan dari sana, mari kita coba, karena kita tidak akan bisa lebih buruk dari sebelumnya."
"Kami memulai perjalanan ini selangkah demi selangkah, tanpa terburu-buru, meskipun memang benar terkait usia secara logika bagaikan jam pasir dan kami harus menemukan titik balik itu dengan relatif cepat."
"Namun kenyataannya, dengan pria ini, segalanya menjadi lebih mudah," jelasnya.
Kini, Jimmy ikut merasakan pengorbanan Marquez untuk bisa mengukir sejarah di Motegi.
"Pada akhirnya, semuanya berjalan sesuai rencana, sejak awal, dan sekarang kami di sini, sungguh sebuah mimpi," ujar Jimmy Martinez.
"Dia bahkan menjadikan kami bagian dari keberhasilannya, begitulah."
"Dan sejujurnya, itu menyenangkan, karena pada akhirnya, kami belajar banyak darinya," paparnya.
| Editor | : | Nungki Nugroho |
| Sumber | : | Motosan.es |
Komentar