Telan Dua Kekalahan Beruntun dari Praveen/Melati, Ganda Campuran Nomor 1 Dunia Berikan Komentarnya

By Agung Kurniawan - Rabu, 30 Oktober 2019 | 14:19 WIB
Pasangan ganda campuran China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong, berpose di podium kampiun setelah memenangi babak final Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (21/7/2019). (DWI WIDIJATMIKO/BOLASPORT.COM)

"Sulit bagi kami mengambil inisiatif, mereka mampu membatasi permainan kami sehingga kami sangat pasif," imbuhnya.

Zheng Siwei mengakui penampilan Praveen/Melati pada saat itu terlalu bagus untuk pasangan China.

Baca Juga: Kapan Outlander DOTA 2 Dirilis? Berikut Prtunjuknya

BADMINTON INDONESIA
Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, berpose di atas podium kampiun seusai memenangi laga final French Open 2019 kontra Zheng Siwei/Huang Yaqiong (China) di Stade Pierre de Coubertin, Paris, Prancis, Minggu (27/10/2019).

Akan tetapi, ia juga mengklaim kekalahan yang diderita bukan karena mereka tidak bermain baik.

"Kami mencoba banyak cara untuk menang tetapi lawan terlalu bagus," ujar Zheng Siwei.

"Kami kalah tetapi bukan karena kami tidak bermain bagus.

"Performa semua tim sekamin meningkat sehingga kami harus berlatih keras, mengevaluasi dan meningkatkan performa kami," imbuhnya.

Baca Juga: DOTA 2 Alami Penurutan Jumlah Pemain Secara Signifikan

Senada dengan rekannya diatas lapangan, Huang Yaqiong memuji permainan Melati Daeva Oktavianti.