JUARA.NET - Susunan starting grid untuk sesi balapan Moto3 Indonesia 2026 berubah termasuk menyangkut pembalap Malaysia, Hakim Danish.
Danish sebenarnya tampil sangat solid pada kualifikasi yang digelar, Sabtu (10/10/2026).
Melibas Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pembalap berusia 19 tahun itu semula sukses mengamankan starting grid ke-18.
Posisi tersebut tentu membuka peluangnya untuk paling tidak membawa pulang poin.
Namun, pihak pengawas balapan atau FIM malah menjatuhi Danish dengan hukuman penalti.
Hukuman yang didapatkan Danish bahkan tergolong berat.
Dilansir Juara.net dari laman resmi MotoGP, Danish harus memulai balapan (11/10/2026) dari starting grid paling belakang atau posisi ke-26.
Lewat media sosialnya, jurnalis Simon Petterson mengunggah pelanggaran yang dilakukan oleh Danish.
Dalam rilis resmi itu tertulis Danish melakukan pelanggaran berupa berkendara terlalu pelan saat kualifikasi sehingga menghambat pembalap lain.
Baca Juga: Hasil Kualifikasi Moto3 Indonesia 2026 - Peluang Podium Terbuka Lebar untuk Veda
Danish juga sudah mengonfirmasi penalti yang harus dia dapatkan.
Meski memulai balapan dari posisi paling belakang, Danish tetap bertekad tampil habis-habisan pada sesi balapan.
"Saya harus memulai balapan besok (Minggu, 11 Oktober 2026) dari posisi paling belakang," ungkapnya dilansir Juara.net dari media Malaysia, New Strait Times.
"Saya akan tetap mengusahakan yang terbaik dan mencoba mendapatkan hasil yang positif," tambah Danish.
Selain Danish, beberapa pembalap lain juga mendapatkan penalti.
Lima pembalap termasuk rekan setim Veda Ega Pratama, Zen Mitani, juga dijatuhi hukuman turun posisi grid.
Mitani, Leo Rammerstorfer, Eddie O'Shea, Scott Ogden, dan Ruche Moodley dianggap melakukan pelanggaran terlalu lambat saat menjalani kualifikasi.
Sementara itu, David Munoz juga dijatuhi hukuman turun posisi di grid namun dengan alasan yang berbeda.
Baca Juga: MotoGP Indoneisa 2026 - Marc Marquez dan Jorge Martin Disalahkan soal Crash di Awal Balapan
Munoz sebelumnya terlibat kontak dengan Ruche Moodley saat kualifikasi pertama atau Q1.
Untungnya, kontak tersebut tidak sampai membuat Munoz dan Moodley terjatuh.
Kendati demikian, pengawas balapan menilai Munoz menjadi penyebab kontak ini sehingga diganjar penalti turun tiga grid.
Busy day for Simon Crafar https://t.co/suA38wrpw8
— Simon Patterson (@denkmit) October 10, 2026
Munoz yang semula dapat starting grid ke-14 akhirnya harus menghuni tempat ke-17 pada sesi balapan nanti.
Terlepas dari hal itu, pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, praktis tidak mendapatkan penalti.
Veda punya peluang besar untuk mencuri podium karena start dari posisi ke-7.
STARTING GRID MOTO3 INDONESIA 2026:
1. Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo)
2. David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP)
3. Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo)
4. Adrian Fernandez (Leopard Racing)
5. Guido Pini (Leopard Racing)
6. Maximo Quiles (CFMOTO Gaviota Aspar Team)
7. Veda Ega Pratama (Honda Team Asia)
8. Matteo Bertelle (LEVEL UP - MTA)
9. Adrian Cruces (CIP Green Power)
10. Casey O'Gorman (SIC58 Squadra Corse)
11. Ryusei Yamanaka (MT Helmets - MSI)
12. Jesus Rios (Rivacold Snipers Team)
13. Joel Esteban (LEVEL UP - MTA)
14. Rico Salmela (Red Bull KTM Tech3)
15. Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3)
16. Ryota Ogiwara (CODE Motorsports)
17. David Munoz (Liqui Moly Dynavolt Intact GP)
18. Marco Morelli (CFMOTO Gaviota Aspar Team)
19. Joel Kelso (GRYD - MLav Racing)
20. Kiattisak Singhapong (Rivacold Snipers Team)
21. Scott Ogden (CIP Green Power)
22. Leo Rammerstorfer (SIC58 Squadra Corse)
23. Eddie O'Shea (GRYD - MLav Racing)
24. Zen Mitani (Honda Team Asia)
25. Ruche Moodley (CODE Motorsports)
26. Hakim Danish (MT Helmets - MSI)
| Editor | : | Fiqri Al Awe |
Komentar