Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

Tak Ada Konfik di Balik Perombakan Ganda Putra Terbaik Malaysia, Begini Kata Herry IP

By Ananda Lathifah Rozalina - Jumat, 19 Juni 2026 | 13:30 WIB
Pelatih bulu tangkis ganda putra Malaysia, Herry IP bicara soal keputusan perombakan anak didiknya
DELIA MUSTIKASARI/BOLASPORT.COM
Pelatih bulu tangkis ganda putra Malaysia, Herry IP bicara soal keputusan perombakan anak didiknya

JUARA.NET - Pelatih ganda putra Malaysia, Herry Iman Pierngadi (Herry IP) angkat bicara terkait perombakan ganda putra terbaik Negeri Jiran.

Malaysia diketahui akan melakukan perombakan terhadap para pasangan ganda putra mereka termasuk duo Aaron Chia/Soh Woo Yik.

Duo ganda putra terbaik milik pelatnas itu akan dipisah dan dicoba dengan partner baru.

Aaron Chia awalnya akan dipasangkan dengan Tee Kai Wun, sedangkan Soh Wooi Yik direncanakan untuk berpasangan dengan Man Wei Chong.

Pasangan baru ini direncanakan untuk memulai dari Japan Open 2026.

Tapi menurut pemberitaan The Star, Aaron/Tee rupanya tidak memiliki cukup ranking untuk bermain di turnamen besar, karena itu Aaron Chia sementara akan berpasangan dengan Aaron Tai, sedangkan Tee Kai Wun akan bertandem dengan Yap Roy King.

Selain duo terbaik Malaysia itu, beberapa pasangan ganda putra lainnya juga akan dirombak.

Baca Juga: Hasil Macau Open 2026 - Rekan Senegara An Se-young Dapat Tiket Semifinal Gratis, Kim Ga-eun Pastikan Asa All Korean Final masih Ada

Langkah ini dilakukan untuk mendapatkan pasangan yang lebih kuat di sektor ganda putra.

Pelatih ganda putra Malaysia, Herry IP juga menegaskan bahwa perombakan yang terjadi pada pasangan ganda putra terkuat mereka, Aaron Chia/Soh Wooi Yik tidak terjadi karena perselisihan.

Perombakan ini adalah hal yang normal terjadi di negara lain juga.

"Bagi saya, perombakan dalam nomor ganda itu hal yang biasa. Hal itu juga terjadi di negara lain."

"Tidak ada pertengkaran atau perselisihan. Aaron dan Wooi Yik baik-baik saja," kata Herry IP.

"Hanya saja, hasil tahun ini belum cukup memuaskan," tambahnya.

Meski berstatus sebagai ganda putra terbaik Malaysia berdasarkan ranking dunia, duo Aaron/Soh memang cukup kesulitan meraih gelar juara di musim ini

Pada tahun ini, mereka sebenarnya dua kali berhasil meraih babak final di turnamen super 1000, Malaysia Open 2026 dan All England Open 2026.

Sayangnya, dalam turnamen tersebut, mereka tumbang di tangan duo Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae dan harus puas dengan posisi runner up.

Setelah itu, mereka kerap kali tumbang lebih awal sebelum mencapai final.

Hasil ini pun dirasa belum cukup, pihak tim ganda putra pun lantas melakukan diskusi dengan manajemen dan berniat mencoba hal baru.

Baca Juga: Jadwal Macau Open 2026 - Muhamad Yusuf Tantang Unggulan Pertama, 3 Wakil Indonesia Berjuang di Perempat Final

"Setelah berdiskusi dengan manajemen, kami merasa hasilnya belum cukup baik, jadi mengapa tidak mencoba sesuatu yang baru? Jika hasilnya terus seperti ini, kami harus cukup berani untuk melakukan perubahan."

"Itulah yang ingin kami coba dalam beberapa turnamen mendatang dan kemudian melihat hasilnya."

"Dalam setiap perubahan, pasti ada yang setuju dan ada yang tidak, tetapi kami harus mencobanya," terangnya.

Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X