JUARA.NET - Petarung kelas ringan, Ilia Topuria, sudah mengajukan tantangan kepada Arman Tsarukyan di saat dirinya persiapan lawan musuh terakhir Khabib Nurmagomedov di UFC White House.
Topuria ingin mempertegas dominasinya sebagai juara kelas ringan UFC.
Petarung asal Georgia itu sudah disiapkan slot kartu utama di UFC White House melawan musuh terakhir Khabib sebelum pensiun, Justin Gaethje.
Gaethje baru saja memenangi sabuk interim kelas ringan lewat pertarungan lima ronde dengan Paddy Pimblett di UFC 324.
Namun, pertarungan lawan Gaethje belum cukup bagi Topuria.
El Matador mengincar duel lawan Arman yang belakangan dicampakkan dari pertarungan sabuk.
"Pertarungan dengan Arman akan menjadi pertarungan yang bagus," kata Topuria dikutip Juara.net dari MMA Junkie.
"Masalahnya adalah mereka dulu sangat percaya diri karena mereka bertarung dengan petarung-petarung seperti itu – pertarungan terakhirnya adalah melawan Dan Hooker."
"Dia, entah berapa, memiliki 20 kekalahan dalam karier profesionalnya. Begini, bro, kau tidak akan pernah melupakannya, tidak akan pernah dalam hidupmu menghadapi seseorang seperti aku," jelasnya.
Baca Juga: Pengalaman Tak Jamin Kemenangan, Islam Makhachev Komentari Duel Ilia Topuria vs Justin Gaethje
Tsarukyan yang dianggap seperti anak tiri di UFC telah menyibukkan diri dengan memenangkan pertandingan gulat.
Namun, hal itu tidak lantas membuat Topuria ketakutan.
Ia meyakini kemampuan gulat Tsarukyan tidak akan cukup untuk mengalahkannya.
"Begini, aku akan mempermalukanmu di depan semua orang," ucap Topuria.
"Karena dia pikir dia tangguh, dia pikir gulatnya itu apa sih. Dia merasa dirinya juara Olimpiade."
"Pokoknya, kalau dia yang terbaik di dunia dalam gulat, kalau soal oktagon, bro, aku rajanya. Di sana, aku rajanya."
"Aku bisa melakukan apa saja yang aku mau padamu. Dan aku bilang padanya aku akan mematahkan rahangnya di ronde pertama."
"Dia akan mencoba menjatuhkan saya sejak awal pertarungan dan ketika dia menyadari itu, bro, itu tidak semudah itu," tegas La Leyenda.
Topuria sesumbar untuk mematahkan rahang Arman apabila bertanding di oktagon.
Baca Juga: Motif Ilia Topuria Ingin Hadapi Islam Makhachev, Didasari atas Kebencian?
"Tidak semudah itu untuk mengambil kaki saya dan menjatuhkan saya, terutama untuk mengendalikan saya di atas matras."
"Kau gila? Dan kemudian dia akan mulai panik. Dia akan panik dan kemudian ketika saya mematahkan rahangnya, bam. Di depan semua penontonnya, semua orangnya, keluarganya, siapa peduli. Bam!" pungkasnya.
Tak bisa dipungkiri bahwa sudah saatnya Arman kembali mendapat pertarungan sabuk setelah batal lawan Islam Makhachev awal tahun lalu.
Akhalkalakets masih belum terkalahkan dalam lima pertarungan beruntunnya.
Kemenangan submission atas Dan Hooker November lalu sudah cukup menempatkannya sebagai penantang terbaik kelas ringan.
Akan tetapi, Dana White untuk kesekian kalinya menghilangkan nama Tsarukyan dalam perebutan sabuk sekalipun hanya interim.
Sudah selayaknya Arman mendapat karpet merah untuk menantang pemenang UFC White House.
| Editor | : | Nungki Nugroho |
Komentar