JUARA.NET - Rival Veda Ega Pratama, Hakim Danish, mendapat pujian setelah meraih poin meski start dari belakang pada Moto3 Amerika 2026.
Hakim Danish berhasil memetik dua poin pada seri ketiga Moto3 2026.
Saingan Veda Pratama sejak di Red Bull Rookies Cup itu finish pada posisi ke-13 di Circuit of the Americas (COTA), Minggu (29/3/2026).
Padahal Hakim memulai balapan dari posisi 25 alias paling bontot di starting grid.
Namun, Hakim tampil agresif sejak awal balapan sehingga bisa melahap 11 pembalap di depannya.
Penampilan Hakim pun mendapat pujian dari Manajer tim SIC Racing, Zulfahmi Khairuddin.
Menurut Zulfahmi, Hakim memiliki mentalitas yang kuat.
Itu menjadi pertanda bagus bagi perkembangan karier Hakim di Moto3.
"Seperti yang semua orang tahu, Sirkuit COTA sangat teknis dan menantang, terutama bagi pembalap baru seperti Hakim Danish," kata Zulfahmi dikutip Juara.net dari Berita Harian.
Baca Juga: Start Paling Belakang, Rival Tetangga Veda Pratama Girang Dapat Poin di Moto3 Amerika 2026
"Adaptasinya agak lambat di awal balapan dan dia juga menghadapi beberapa tantangan termasuk kecelakaan."
"Namun, melihatnya bangkit dari belakang hingga posisi ke-13 sangatlah menggembirakan," jelasnya.
Zulfahmi berharap Hakim bisa konsisten mengumpulkan poin untuk membangun kepercayaan diri dan momentum.
Ia mengaku telah berdiskusi dengan Hakim untuk menetapkan target yang lebih realistis.
Tidak perlu memburu podium tetapi lebih kepada penampilan yang konsisten.
"Setelah sesi kualifikasi, saya banyak berbicara dengannya agar targetnya lebih realistis, yaitu berada di grup perolehan poin," ucap Zulfahmi.
"Dia menunjukkan mentalitas bertarung yang kuat dan bersedia berjuang sampai akhir," imbuhnya.
Sementara itu, Hakim merasa dapat banyak pelajaran selama mengaspal di COTA.
Sirkuit dengan panjang 5,5 kilometer itu benar-benar menguji kemampuan Hakim.
Baca Juga: Klasemen Moto3 2026 - Veda Pratama Masih di Puncak Rookie, Pembalap Favorit Marquez Tak Tersentuh
Pembalap berusia 18 tahun itu terbantu dengan penggunaan ban lunak pada balapan utama sehingga tidak terjatuh seperti ketika kualifikasi.
"Sepanjang akhir pekan ini, saya banyak belajar," ucap Hakim
"Saya akan menggunakan pengalaman ini agar tidak mengulangi kesalahan yang sama, terutama di babak kualifikasi."
"Saya akan terus bekerja keras dan memperbaiki kekurangan untuk balapan berikutnya di Jerez," pungkasnya.
Yang jelas, Hakim telah menunjukkan kemampuan terbaiknya di COTA.
Sebagai sesama rookie, Hakim kali ini lebih baik dari Veda Ega Pratama yang gagal meraih poin di COTA.
Pembalap asal Gunungkidul itu terjatuh pada tikungan ke-11 saat memasuki putaran keempat.
| Editor | : | Nungki Nugroho |
Komentar