JUARA.NET - Toprak Razgatlioglu masih memancarkan aura mengancam meski hasilnya di tes pramusim MotoGP 2026 belum menjanjikan.
Pada tes pramusim terakhir di Thailand kemarin (21-22/2/2026), Ragatlioglu hanya mampu membutuhkan waktu terbaik 1 menit, 32, detik.
Dia terjerembab pada posisi ke-21, satu tempat lebih baik dari juri kunci, Michelle Pirro.
Meski penampilannya kurang solid, pembalap asal Turkiye ini diyakini bisa menemukan jalan ke depan.
Hal itu sangat dipercaya oleh salah satu rival Razgatliloglu, Diego Moreira.
Seperti yang diketahui, kedua pembalap tersebut bakal bersaing di MotoGP 2026 untuk memperebutkan gelar debutan terbaik.
Berbeda dengan Razgatlioglu yang pindah dari ajang Superbiki, Moreira musim lalu tampil pada kelas Moto2.
Bukan kaleng-kaleng, dia menyelesaikan musim 2025 kemarin sebagai juara dunia.
"Tentu saja target saya adalah menjadi debutan terbaik di 2026," tegasnya, dilansir Juara.net dari Speedweek.
"Perlu digarisbawahi bahwa kami masih belum ada di sana, musim masih panjang."
"Saya yakin Toprak akan kembali menyerang."
"Dia adalah seorang juara...."
"Pasti dia bisa menemukan jalannya sendiri di MotoGP," sambung Moreira.
Setelah tes pramusim berakhir, kini para pembalap tinggal menghitung hari untuk memulai musim 2026.
Balapan perdana rencananya akan dihelat akhir pekan nanti 27 Februari-1 Maret di Thailand.
Moreira sendiri merasa segala persiapan sudah dia lakukan sebaik-baiknya.
Meski begitu, dia juga mengaku masih butuh mempelajari banyak hal.
Baca Juga: Francesco Bagnaia Akui Motor Ducati 2026 Berbeda dan Lebih Baik
"Saya sendiri bisa mengatakan bahwa saya merasa sudah siap," ujar Moreira.
"Tentu banyak hal yang masih harus saya pelajari, entah soal gaya membalap serta sepeda motor itu sendiri."
"Yang jelas, sangat bagus dan penting untuk mengingat bahwa balapan sudah dimulai sekarang."
"Tes memang sangat penting, tetapi ada hal yang hanya bisa dipelajari di balapan."
"Hal-hal itu hanya dapat diketahui dengan kompetisi di lintasan melawan pembalap-pembalap lain," tambahnya.
| Editor | : | Fiqri Al Awe |
Komentar