Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

Catatan Buruk Hantui Pensiun Kedua Henry Cejudo, Sosok Ini Merasa Bersalah

By Ananda Lathifah Rozalina - Rabu, 10 Desember 2025 | 13:30 WIB
Mantan juara dua divisi UFC, Henry Cejudo.
INSTAGRAM @UFC
Mantan juara dua divisi UFC, Henry Cejudo.

JUARA.NET - Mantan petarung UFC, Demetrious Johnson mengaku merasa bersalah atas apa yang terjadi pada Henry Cejudo.

Henry Cejudo diketahui sempat menguasai dua divisi di UFC.

Petarung berjuluk Triple C itu lantas memilih pensiun pada tahun 2020 silam setelah menang atas Dominick Cruz.

Beberapa tahun kemudian, Cejudo memutuskan untuk comeback bertarung di UFC.

Ia kembali tampil di oktagon dengan menantang Aljamain Sterling dalam perebutan gelar juara kelas bantam di pertengahan 2023.

Namun, laga itu berakhir dengan kekalahan, Cejudo kalah tipis lewat keputusan angka split.

Setelah laga comeback tersebut, perjalanan Cejudo di UFC kembali dipenuhi hasil pahit.

Ia terus menuai kekalahan di dua laga berikutnya sata menghadapi Merab Dvalishvili di tahun 2024 dan Song Yadong di awal 2025.

Henry Cejudo lantas berniat untuk kembali pensiun, ia pun melakukan duel terakhirnya menghadapi petarung muda, Payton Talbott pada 6 Desember lalu.

Sayangnya, di laga terakhirnya ini pun Cejudo belum berhasil meraih kemenangan.

Ia pun berakhir pensiun dengan empat catatan kekalahan.

Melihat apa yang terjadi pada Henry Cejudo, salah satu rekannya, Demetrious Johnson rupanya sempat merasa bersalah.

Ia merasa bahwa sedikit banyak kata-kata yang pernah dilontarkannya membuat Cejudo comeback dan berakhir menelan kekalahan beruntun tersebut.

"Dia memiliki pertarungan terakhirnya melawan Payton Talbott, dan dia kalah di sana, sehingga dia mengalami empat kekalahan berturut-turut sebelum pensiun dari seni bela diri campuran," kata Johnson tentang Cejudo.

"Saya selalu mengatakan ini, saya selalu merasa bahwa ini salah saya karena saya seolah-olah membawanya kembali dari pensiun, atau saya memberi dia beberapa kata untuk keluar dari pensiun karena saya mengatakan itu adalah uang termudah yang bisa kamu dapatkan."

"Tidak ada tempat di dunia ini di mana seorang pria dengan tinggi 5’4′ dan berat 125-135 pon, berlatih selama delapan minggu, bertarung di sana, dan mendapatkan $350K, enam digit," jelas Johnson.

"Sangat sulit menemukan hal seperti itu."

"Jadi, ini uang mudah dari perspektif atlet, tapi dia membayar harganya, dan dia terluka parah."

"Dia melakukan pekerjaan yang baik, tapi dia terus menghindar dan menghindar dan menghindar, dan Waktu Tak Terkalahkan," terangnya.

Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X