"Dia pernah kalah split decision sebelumnya, kemudian ada kekalahan angka mutlak dari saya."
"Di samping itu, kekalahan-kekalahan lain dipetik lawan dari perhitungan angka. Oleh karenanya, dia sangat hebat."
"Pada akhirnya, saya hanya mau fokus pada bentrokan."
"Datang dengan kondisi terbaik dan memenangkan pertarungan. Itulah yang saya ingin lakukan...."
"Namun, harus diakui kemenangan finish akan bagus," sambung Dvalishvili.
Seperti yang disebut sebelumnya, kedua petarung ini sempat dipertemukan UFC pada tahun 2023 silam.
Kala itu, Yan harus bertekuk lutut usai berjuang selama lima ronde penuh.
Andai menangi bentrokan ulangan besok, dominasi Dvalishvili di kelas bantam akan semakin kokoh.
Baca Juga: UFC 322 - Islam Makhachev Belum Layak Disebut Petarung Terhebat meski Kalahkan Jack Della Maddalena
Menariknya, peremuk klan Nurmagomedoov ini tak mau buru-buru memikirkan pindah divisi.
| Editor | : | Fiqri Al Awe |
Komentar