"Oleh karenanya, saya merasa sangat kesal...."
"Tetapi, saat melihat Khabib dalam kondisi seperti itu, saya memutuskan untuk mengesampingkan emosi saya."
"Saya berjalan mendatanginya, kemudian saya berkata: 'Saya pikir, Anda sudah membuah ayah Anda bahagia. Dia pasti bangga'," sambung Gaethje.
Selepas duel, Khabib langsung melepas sarung tangannya dan memberikan salam perpisahan.
Berpulangnya sang ayah, Abdulmanap Nurmagomedov membuat Khabib memutuskan pensiun.
Menariknya, Gaethje ternyata sejak awal sudah merasa bakal sulit menggondol kemenangan.
"Tidak akan ada satu pun orang di dunia ini yang bisa mengalahkan dia pada hari itu," tukasnya.
"Dia bertarung untuk sesuatu yang lebih besar lagi," tambah Gaethje.
Baca Juga: Pelatih Islam Makhachev Bongkar Titik Kelemahan Ilia Topuria
Saat ini, perjuangan Khabib diteruskan oleh rekan seperguruannya, mulai dari Islam Makhachev hingga Umar Nurmagomedov.
| Editor | : | Fiqri Al Awe |
Komentar