Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

Toprak Sudah Pasrah Nomor 54 Dimiliki Fermin Aldeguer hingga Bicara Soal Insiden Marc Marquez

By Ananda Lathifah Rozalina - Jumat, 10 Oktober 2025 | 12:03 WIB
Toprak Razgatlioglu saat tampil di WSBK dengan nomor 54
WSBK
Toprak Razgatlioglu saat tampil di WSBK dengan nomor 54

JUARA.NET - Pembalap WSBK, Toprak Razgatlioglu tampak sudah pasrah tidak bisa mendapatkan nomor 54 saat pindah ke MotoGP.

Toprak Razgatlioglu diketahui menggunakan nomor 54 untuk motornya saat berkompetisi di WSBK.

Pembalap yang akan pindah ke kelas MotoGP musim depan ini pun berharap bisa menggunakan nomor serupa.

Tapi, keinginan Toprak itu tampaknya sulit terkabul, mengingat nomor 54 di MotoGP telah lebih dulu digunakan oleh Fermin Aldeguer.

Toprak sempat berharap agar Aldeguer mengalah, tapi rookie Ducati itu agaknya tak akan melakukannya walau ditawari uang.

Karena itu, Toprak tampak sudah pasrah menerima kenyataan harus menggunakan nomor lain.

Meski begitu, ia tampaknya sudah punya ide soal nomor berapa yang kemungkinan akan digunakannya.

"Saya tidak berpikir saya punya kesempatan untuk melanjutkan dengan nomor 54, Fermin tidak mungkin mengubahnya."

"Bahkan jika saya menawarkan uang kepadanya, saya tidak berpikir itu akan cukup."

"Kita akan lihat nomor apa yang akan dipilih untuk musim depan, meskipun saya sudah punya beberapa ide," ungkapnya sebagaimana dilansir dari Motosan.

Baca Juga: Ducati Belum Temukan Apa yang Bikin Francesco Bagnaia Sengsara di Mandalika, Ini Kata Davide Tardozzi

Toprak juga membicarakan soal iniden Marco Bezzecchi dan Marc Marquez, menurutnya itu murni insiden.

"Saya pikir apa yang terjadi antara Bezzecchi dan Marquez adalah kecelakaan balap, dan saya menghargai pesan yang ingin disampaikan Marc, yaitu untuk menghindari kontroversi."

"Dia adalah juara besar, baik di lintasan maupun di luar lintasan," ungkapnya.

Terlepas dari komentarnya soal insiden tersebut, Toprak juga mengakui bahwa tahun 2026 sepertinya akan menjadi yang paling sulit dan penuh tantangan.

Mengingat, ia akan pindah dariWSBK ke MotoGP yang sangat berbeda.

"Bagi saya, 2026 akan menjadi tahun yang paling sulit, karena MotoGP sangat berbeda dari SBK."

"Saya bisa finis di posisi sepuluh besar, atau di posisi lima belas besar."

"Faktanya, saya melihat 2026 sebagai tahun pembelajaran, untuk belajar, menemukan, dan berkembang tanpa ekspektasi apa pun," terangnya.

Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X