JUARA.NET - Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama membahas jalannya race kedua Red Bull Rookies Cup 2025 seri Misano.
Veda memulai balapan yang manggung Minggu (14/9/2025) itu dari starting grid ke-2.
Sepanjang balapan, dia terus berada di baris terdepan dan memperjuangkan podium.
Pembalap asal Gunungkidul ini akhirnya menyelesaikan balapan pada posisi kelima.
Dia sebenarnya finis ke-4 tepat di depan pembalap Jepang, Zen Mitani.
Namun, Veda mendapatkan penalti tiga detik karena dianggap melakukan manuver berbahaya sehingga akhirnya menduduki tempat kelima.
Balapan kali ini tetap dinilai bagus oleh pemuda berusia 16 tahun tersebut.
Veda mengakui bahwa kondisi trek basah sempat mengganggunya.
Akhirnya, tempat kedua pada klasemen akhir musim 2025 adalah target utama yang berhasil dia tuntaskan.
Baca Juga: Hasil MotoGP San Marino 2025 - Duel Marc Marquez Vs Bezzecchi Sampai Tuntas
"Ini adalah balapan yang bagus sekaligus berat," ujarnya dilansir Juara.net dari Redbull.com.
"Kondisinya cukup sulit karena trek yang licin... Pada beberapa tikungan, lintasanmya basah."
"Putaran terakhir saya kurang bagus."
"Tetapi, yang terpenting ialah saya menyelesaikan musim ini di posisi kedua," tambah Veda.
Salah satu hal yang kemudian disorot oleh pengguna nomor start 54 itu ialah soal kesalahan.
Dia merasa membuat kesalahan kecil saat putaran terakhir alias last lap.
Selain kesalahan, Veda juga membahas satu perubahan yang dilakukan pada balapan kedua.
Hebatnya, perubahan tersebut berdampak positif untuk dirinya.
Baca Juga: Hasil Moto2 San Marino 2025 - Vietti Juara, Mario Aji Finis di Posisi Ini
"Pada putaran terakhir, saya melakukan sedikit kesalahan saat melibas trek lurus," bedahnya.
"Saya tidak bisa mengambil slipstream dari dua pembalap lainnya."
"Saya melakukan penggantian bagian sprocket pada saat balapan, khususnya untuk penggantian gelar bawah."
"Hal itu membuat saya lebih sering menggapai kecepatan tertinggi ketimbang balapan kemarin."
"Keputusan tersebut membuat saya lebih cepat saat keluar dari tikungan..."
"Kemarin, saya kesulitan dalam hal ini," sambung Veda.
Terlepas dari hal itu, Veda tetap layak mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya.
Tempat kedua pada klasemen akhir tentu bukanlah hal yang mudah dilakukan.
| Editor | : | Fiqri Al Awe |
| Sumber | : | redbull.com |
Komentar