JUARA.NET - Pembalap KTM Tech3, Enea Bastianini mengakui bahwa paruh pertama musim MotoGP 2025 sulit baginya.
Enea Bastianini mengawali musim pertama MotoGP 2025 dengan finish di posisi 9.
Setelah itu, Bastianini bterhitung sekitar tiga kali finish di top 10 dan sisanya meraih posisi belasan atau tidak menyelesaikan balapan.
Di balapan terbarunya, MotoGP Ceko 2025, Bastianini tampil baik di sesi sprint race dengan meraih tempat ketiga.
Tapi sayangnya, pada sesi balapan utama ia tak berhasil finish.
Terkait kondisinya tersebut, Bastianini mengakui bahwa paruh musim pertama MotoGP 2025 terhitung sangat sulit baginya.
Ia pun berharap agar paruh musim kedua MotoGP akan lebih mudah untuknya.
"Paruh pertama musim sangat sulit untuk saya, tapi saya ingin paruh kedua menjadi lebih baik," tutur Bastianini.
Baca Juga: Bak Keluar dari Lubang Hitam, Pedro Acosta Curhat Sulitnya Paruh Musim Pertama MotoGP 2025
Bastianini lantas menuturkan bahwa dia suda paham apa yang dibutuhkan motornya dan akan terus berjuang.
"Saya tahun motor saya lebih baik sekarang dan apa yang dia butuhkan."
"Dan saya pikir, dengan baik, untuk masa depan, kami akan terus belajar."
"Kami juga memiliki beberapa hal dan kami percaya pada pabrikan."
"Kami akan terus berjuang," terang Bastianini.
Sementara Bastianini mengalami kesulitan, rekan setimnya, Maverick Vinales memiliki catatan yang sedikit lebih baik.
Messi memulai musim dengan finish di posisi ke-16, Vinales sempat meraih podium sebelum harus mengikhlaskannya karena terkena penalti aturan tekanan ban.
Vinales juga beberapa kali bersaing di posisi top 5, tapi di akhir paruh pertama musim MotoGP 2025, ia mengalammi cedera.
Baca Juga: Marc Marquez Tinggalkan Dampak Positif di Gresini Racing? Ini Kata Michele Masini
Pembalap yang juga dikenal dengan julukan Top Gun ini tidak dapat berkompetisi di MotoGP Ceko karena mengalami cedera bahu kiri akibat crash di sesi Q2 MotoGP Jerman 2025.
| Editor | : | Ananda Lathifah Rozalina |
| Sumber | : | Motosan.es |
Komentar