JUARA.NET - Komentator UFC, Joe Rogan menyebut satu nama yang menurutnya bisa menjadi tandingan bukulan mematikan milik Alex Pereira.
Alex Periera merupakan salah satu petarung UFC yang dikenal memiliki pukulan berbahaya.
Petarung berjuluk Poatan itu memang memiliki latar belakang kickboxing, sehingga tak heran jika kekuatan pukulannya merupakan salah satu yang diwaspadai lawan-lawannya.
Pereira memiliki karier yang mentereng di kickboxing sebelum ia kemudian pindah ke UFC dan kemudian berhasil merajai kelas menengah UFC.
Namun, kejayaan Pereira di kelas menengah tak berlangsung lama, ia kemudian kehilangan sabuk juaranya di laga pertahanan pertamanya karena kalah dari Israel Adesanya.
Setelah kalah di kelas menengah, Alex Pereir mencoba peruntungan di kelas berat ringan.
Di kelas ini, Pereira juga berhasil meraih kemenangan dan kemudian mendapatkan duel gelar juara.
Ia lantas kembali berhasil meraih sabuk juara dan berhasil mempertahankannya selama beberapa kali.
Baca Juga: Paddy Pimblett Sukses Menarik Hati Pelatih Islam Makhachev sampai Bilang Begini
Tapi, baru-baru ini ia harus kembali merasakan pahitnya kehilangan sabuk juara saat kalah dari Magomed Ankalaev pada UFC 313 di bulan Maret 2025 lalu.
Meski berhasil mengalahkan Pereira, Magomed Ankalaev rupanya bukan petarung yang bisa menandingi kemampuan pukulan Poatan.
Menurut komentator UFC, Joe Rogan, pukulan berbahaya milik Pereira itu hanya bisa ditandingi satu orang yakni mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou.
"Dari semua pria yang pernah saya lihat bertarung, saya rasa tidak ada yang dapat saya katakan lebih dari pria itu."
"Termasuk dalam kickboxing, dalam segala hal."
"Ia memiliki kekuatan yang lebih besar dari siapapun yang pernah saya lihat."
"Kecuali Francis Ngannou, namun Francis Ngannou memiliki berat badan 265 (kilogram), namun dalam divisi yang berbeda, Francis juga dapat mencetak KO atas siapapun, namun ia tidak memiliki kemampuan yang sama dengan 'Poatan,'" tambah Rogan.
"Pria itu sangat menakutkan, sangat menakutkan, kekuatan itu berasal dari Tuhan,ia memiliki bakat aneh yang berbeda dari siapapun," lanjut Rogan.
Francis Ngannou sendiri diketahui berhasil merebut sabuk juara kelas berat UFC setelah menang KO atas Stipe Miocic.
Baca Juga: Perang Ocehan Dimulai, Rekan Senegara Conor McGregor Cari Masalah Jelang UFC Kansas City
Ia lantas berhasil mempertahankan gelar juaranya dengan memenangi laga menghadapi Ciryl Gane.
Sayangnya, duel itu menjadi laga terakhir Ngannou di UFC, ia kemudian memilih pindah ke promosi lain.
| Editor | : | Ananda Lathifah Rozalina |
| Sumber | : | bjpenn.com |
Komentar