Tottenham Susah Cari Bek Tengah

By Kamis, 6 Juli 2017 | 11:18 WIB
Gelandang Tottenham Hotspur, Dele Alli (kiri), melakukan selebrasi dengan rekan setimnya, Cameron Carter-Vickers, seusai mencetak gol ketiga timnya saat melawan Wycombe Wanderers dalam laga putaran keempat Piala FA di Stadion White Hart Lane, London, pada 28 Januari 2017.
DAN MULLAN/GETTY IMAGES
Gelandang Tottenham Hotspur, Dele Alli (kiri), melakukan selebrasi dengan rekan setimnya, Cameron Carter-Vickers, seusai mencetak gol ketiga timnya saat melawan Wycombe Wanderers dalam laga putaran keempat Piala FA di Stadion White Hart Lane, London, pada 28 Januari 2017.

Gelontoran uang tak selalu bisa membujuk seorang pemain pindah. Ini yang sedang Tottenham Hotspur rasakan. Diketahui mengejar Matthias Ginter sejak awal Juni, Lili Putih patah hati lantaran sang bek tengah memilih bertahan di Borussia Dortmund. 

Penulis: Theresia Simanjuntak

Pemain berumur 23 tahun itu menolak lamaran Tottenham senilai 15 juta pound.

Menurut Kicker, Ginter ingin fokus pada Dortmund demi mengincar tempat di timnas Jerman untuk Piala Dunia 2018.

Namun, bek yang turut menolong tim nasional Jerman kampiun di Piala Konfederasi 2017 tersebut justru menerima tawaran Borussia Moenchengladbach demi jaminan temapt bermain.

Alasan yang masuk akal mengingat beberapa musim terakhir, Tottenham memasang duo Belgia, Jan Vertonghen dan Toby Alderweireld, sebagai duet di jantung pertahanan.

Kerja sama keduanya salah satu alasan utama minimnya angka kebobolan Spurs di Premier League 2016/17. Saking solidnya, sulit buat bek tengah Tottenham lainnya seperti Kevin Wimmer untuk mendapat menit bermain.

Cedera dan rotasi yang akan membuat Manajer Mauricio Pochettino terpaksa mencadangkan salah satu di antara Vertonghen atau Alderweireld.

Bagi pemain mana pun yang membidik PD 2018, jaminan bermain rutin adalah hal utama yang mereka pertimbangkan sebelum pindah ke sebuah klub.

Artinya, keberadaan Vertonghen dan Alderweireld yang tak tergoyahkan menjadi batu sandungan buat Tottenham dalam perburuan bek tengah baru.

Gagal mendapatkan Ginter, Pochettino punya agenda lain demi menemukan cadangan yang pas dari Vertonghen-Alderweireld, yaitu pramusim.

Skuat Tottenham sendiri telah kembali ke markas latihan klub pada Senin (3/7).

Dalam dua minggu ke depan, mereka mempersiapkan diri sebelum bertolak ke Amerika Serikat untuk tiga laga uji coba. Momen inilah yang akan Pochettino manfaatkan untuk melihat potensi para darah muda.

Baca Juga:

Kabarnya, ia akan membawa banyak pemain muda ke AS.

Salah satunya adalah bek tengah AS, Cameron Carter-Vickers. Jika turut disertakan ke Negeri Paman Sam pada pertengahan Juli ini, itu akan menjadi pramusim kedua bagi bek berumur 19 tahun itu.

Carter-Vickers terpilih ke pramusim 2016 di Australia. Dia mendapat sorotan setelah tampil melawan Juventus dan Atletico Madrid di International Champions Cup tahun tersebut.

Pochettino, pengorbit pemain muda, mengganjar Carter-Vickers dengan laga debut di tim senior melawan Gillingham di Piala Liga (21/9/16).

Akan tetapi, Carter- Vickers tak kunjung mentas di EPL. Dia cuma tampil sebanyak empat kali di semua ajang 2016/17. Bila ingin lebih sering bermain di tim utama, Carter-Vickers wajib memanfaatkan laga pramusim untuk menggoda Pochettino.


Editor : Jalu Wisnu Wirajati
Sumber : Tabloid BOLA


Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X