Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
JUARA.NET - Peremuk klan Nurmagomedov, Merab Dvalishvili dipuji lawannya pada UFC 323, Petr Yan.
Yan menyoroti betapa kebalnya sosok Dvalishvili saat pertarungan kemarin.
Sepanjang duel, Yan merasa sudah melepaskan pukulan-pukulan yang keras.
Dia yakin betul tenaga jotosannya kala itu sudah cukup untuk membuat orang lain pingsan.
Pada akhirnya, Yan hanya bisa memberikan kredit kepada Dvalishvili.
Sayang, bertahan dari pukulan keras saja masih belum bisa membuat Dvalishvili menang.
Petarung berjulukan The Machine atau Si Mesin ini dinyatakan kalah angka setelah berduel lima ronde penuh.
Kekalahan itu membuatnya harus merelakan singgasana kelas bantam.
"Merab adalah petarung yang kuat," tuturnya, dilansir Juara.net dari Championat.
Baca Juga: Bos UFC Diklaim Diam-diam Ingin Tren Kemenangan Islam Makhachev Terputus