Dovizioso: Kami Cepat di Lintasan Kering, tetapi Kesulitan di Lintasan Basah

By Delia Mustikasari - Sabtu, 1 Juli 2017 | 14:18 WIB
Pebalap Ducati Team, Andrea Dovizioso, berada di pit saat menjalani sesi latihan bebas hari pertama GP Jerman di Sirkuit Sachsenring, Jumat (30/6/2017). (ROBERT MICHAEL/AFP PHOTO)

ERNSTTHAL, JUARA.net - Pebalap Ducati Team, Andrea Dovizioso, menjadi yang tercepat pada hari pertama GP Jerman yang berlangsung di Sirkuit Sachsenring, Jumat (30/6/2017).

Dovizioso mencatat putaran terbaik 1 menit 21,599 detik pada sesi latihan bebas pertama (free practice 1/FP1). Dia unggul 0,038 detik dari Maverick Vinales (Movistar Yamaha) yang menjadi pebalap tercepat kedua.

"Saya sangat senang dengan hasil pada sesi latihan pertama. Pada sesi pagi, kami cepat di lintasan kering. Namun, kami mengalami kesulitan saat memacu motor di lintasan basah seperti saat di Sirkuit Assen," kata Dovizioso.

Sesi latihan bebas kedua (free practice 2/FP2) tidak dihitung karena berlangsung di lintasan yang basah setelah Sirkuit Sachsenring diguyur hujan. Dovizioso menyelesaikan sesi tersebut dengan menempati posisi ketujuh.

"Di Sirkuit Assen kami kesulitan dengan cengkeraman ban belakang, di sini kami berjuang dengan cengkeraman ban depan. Dulu, ini tidak terjadi, tetapi tidak jelas apakah itu dari motor atau ban. Untungnya kami mampu memperbaiki situasi dan pada akhir (FP2) saya cepat, tetapi feeling saya belum 100 persen seperti di masa lalu," tutur Dovizioso.

Musim ini, Sirkuit Sachsenring diaspal ulang. Karena itu, FP1 dan FP2 GP Jerman digelar 55 menit atau 10 menit lebih lama dari waktu biasanya agar pebalap bisa mencoba aspal baru di Sachsenring.

Michelin menawarkan tambahan empat ban depan dan empat ban slick yang bisa dipilih masing-masing pebalap. Dovizioso memilih 3 ban slick untuk ban belakang.

"Perbedaannya sangat kecil, kami tidak mengharapkan ini. Kami tidak bisa membuat banyak putaran, jadi kami belum bisa memastikannya, tapi bannya bagus, jadi saat ini situasinya baik-baik saja," tutur pebalap berusia 31 tahun ini.

Dovizioso mengakui bahwa pada sesi pagi, ban bagian depan berputar pada batasnya karena sisi ban sebelah kanan sulit untuk menciptakan suhu yang tepat. 

Akibatnya, pada akhir sesi banyak pebalap mengalami kecelakaan saat melewati tikungan 11.

"Tata letak lintasan terlalu aneh. Tidak mungkin sampai di tikungan 11 dengan suhu ban yang tepat di sisi kanan ban dengan adanya angin dan suhu yang sejuk di pagi hari," tutur Dovizioso.

"Kami tidak mengambil risiko menggunakan ban medium di bagian depan hari ini, tetapi dalam kondisi normal (lintasan kering) saya kira harus mencoba menggunakannya dalam balapan," ujar Dovizioso.

Baca juga:

Pada GP Jerman 2016, Dovizioso finis di urutan ketiga, di belakang Marc Marquez (Repsol Honda Team) dan Cal Crutchlow (LCR Honda).

Tahun ini, dia datang ke Sachsenring dengan status sebagai pimpinan klasemen sementara pebalap. Dia sudah mengumpulkan 115 poin atau unggul empat angka dari Maverick Vinales (Movistar Yamaha MotoGP) yang menempati urutan ke-2.