TOPIK TERPOPULER
Angel Gabriela Yus, salah satu perenang putri masa depan Indonesia.
APRELIA WULANSARI/BOLA/JUARA.NET
Angel Gabriela Yus, salah satu perenang putri masa depan Indonesia.

Menatap Olimpiade 2020

JUARA.net - Olimpiade 2020 akan digelar di Tokyo, Jepang pada 24 Juli-9 Agustus. Waktu kurang dari empat tahun itu dimanfaatkan sebaik mungkin oleh seluruh atlet di dunia, termasuk para perenang Indonesia.

Penulis: Aprelia Wulansari

Apalagi, Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) menjadikan Olimpiade 2020 sebagai tujuannya dalam pembinaan saat ini.

"Target utama dalam beberapa bulan ini adalah SEA Games (SEAG). Target selanjutnya adalah Olimpiade 2020," ucap Wisnu Wardhana, Kabid Binpres PB PRSI.

Karena itu, PRSI akan segera merumuskan bagaimana pola latihan perenang nasional, khususnya atlet muda. Para perenang muda inilah yang akan melejit dalam tiga sampai empat tahun mendatang.

Salah satu bahan acuan PRSI adalah transformasi Joseph Schooling. Pada 2011, perenang Singapura itu masih berusia 16 tahun.

Dia hanya meraih dua medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu di SEA Games (SEAG) Indonesia 2011.

Pada SEAG Myanmar 2013, Schooling meraih enam medali emas dan sembilan emas di SEAG Singapura 2015. Schooling menggeser para perenang Indonesia dan Vietnam.

"Pada 2011, Schooling masih terlihat biasa saja. Setelah itu, dia semakin berkembang dan bisa meraih emas Olimpiade,” tutur Wisnu.

Schooling yang kini berusia 21 tahun itu matang berkat tempaan di negaranya dan kemudian dia memilih berlatih di AS. Selain itu, pola latihan, asupan gizi, dan dukungan psikologis juga diberikan untuk perkembangan kariernya sehingga dia bisa meraih emas di Olimpiade 2016.

"Saat ini, kami sedang merumuskan apakah kita akan membuat program yang sama dengan Schooling atau tidak. Kebetulan dia memilih AS untuk tempat latihannya," ujar pria yang merupakan eks perenang itu.

Harapan di Putri

Selain itu, para perenang putri Indonesia di bawah usia 18 tahun mulai menunjukkan perkembangan yang baik.

Kehadiran Sofie Kemala Fatiha (15 tahun), Angel Gabriela Yus (15), dan Azzahra Permatahani (14) menjadi buktinya. Dengan usia yang muda dan penanganan yang tepat, para perenang putri ini dipastikan bisa semakin melejit.

Soalnya, para perenang elite pemilik rekor dunia juga banyak yang masih berusia di bawah 20 tahun, seperti Katie Ledecky (19) dan Ruta Meilutyte (19).

Ledecky dan Meilutyte bisa berhasil berkat latihan efi sien, terfokus, asupan gizi yang baik, dan konsistensi.

  • Penulis : Tabloid Bola
  • Editor : Delia Mustikasari
  • Sumber: Tabloid BOLA No. 2.725
TOPIK :

Komentar