TOPIK TERPOPULER
Anindya Bakrie (berbatik hijau) menerima bendera Pengurus Besar (PB) Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) dari perwakilan kepengurusan sebelumnya seusai penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) PB PRSI di Jakarta, Minggu (2/10/2016). Anindya resmi terpilih sebagai Ketua Umum PB PRSI periode 2016-2020.
DIYA FARIDA PURNAWANGSUNI/JUARA.NET
Anindya Bakrie (berbatik hijau) menerima bendera Pengurus Besar (PB) Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) dari perwakilan kepengurusan sebelumnya seusai penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) PB PRSI di Jakarta, Minggu (2/10/2016). Anindya resmi terpilih sebagai Ketua Umum PB PRSI periode 2016-2020.

Anindya Bakrie Resmi Pimpin PB PRSI Periode 2016-2020

JAKARTA, JUARA.net - Pengusaha Anindya Bakrie resmi memimpin Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) untuk periode 2016-2020. Anindya dipilih secara aklamasi oleh 28 dari total 34 Pengurus Provinsi (Pengprov).

"Alhamdulillah, Munas PB PRSI berjalan lancar. Hal ini menjadi pujian besar bagi mantan ketua umum kami, Sandiaga Uno," ujar Anin seusai Munas PB PRSI di Jakarta, Sabtu (1/10/2016).

"Bagi saya pribadi, ini patut disyukuri. Lebih dari itu, kemenangan ini merupakan tanggung jawab sekaligus pengabdian yang besar," katanya.

Terpilihnya Anin secara aklamasi tidak lepas dari mundurnya sang pesaing, Syamsurizal. Ketua PRSI Provinsi Riau itu memutuskan mundur dengan alasan ingin mendukung visi dan misi yang diusung Anin.

"Pengunduran diri saya bukan berarti menyerah bersaing untuk menjadi ketua umum. Saya ingin bekerja sama dengan baik bersama generasi muda seperti Anin," tutur Syamsurizal.

"Saya melihat sosok Anin sebagai calon pemimpin dengan usia yang masih muda. Jika dia berhasil menjalankan tugasnya, tentu ini akan menjadi suatu pengalaman yang ke depannya bisa memberi kejayaan prestasi," katanya.

Sepanjang kepengurusan Sandiaga Uno, prestasi renang Indonesia di pentas internasional tercatat mengalami penurunan.

Pada SEA Games Singapura 2015, PB PRSI hanya bisa menyumbang satu medali emas. Padahal, sebelum bertolak, PB PRSI berani menargetkan 10 medali emas.

Prestasi tersebut menurun jauh dibandingkan perolehan pada SEA Games Myanmar 2013. Pada penyelenggaraan tersebut, PB PRSI berhasil menyumbang lima medali emas.

TOPIK :

Komentar