TOPIK TERPOPULER
Gelandang Borussia Dortmund, Marco Reus (Kanan), saat melakukan selebrasi bersama Pierre-Emerick Aubameyang usai mencetak gol ke gawang Real Madrid dalam pertandingan Grup F Liga Champions 2016-2017 kontra Real Madrid di Santiago Bernabeu pada 7 Desember 2016.
GONZALO ARROYO MORENO/GETTY IMAGES
Gelandang Borussia Dortmund, Marco Reus (Kanan), saat melakukan selebrasi bersama Pierre-Emerick Aubameyang usai mencetak gol ke gawang Real Madrid dalam pertandingan Grup F Liga Champions 2016-2017 kontra Real Madrid di Santiago Bernabeu pada 7 Desember 2016.

Benarkah Borussia Dortmund Kalah Sebelum Bertanding?

MONACO, JUARA.net - Borussia Dortmund tersingkir dari ajang Liga Champions 2016-2017. Dalam partai leg kedua perempat final (19/4/2017) di Stade Louis II, skuat arahan pelatih Thomas Tuchel tersebut kalah 1-3 dari AS Monaco. 

AS Monaco lolos ke semifinal dengan keunggulan agregrat 6-3. Namun, benarkah Borussia Dortmund telah kalah sebelum partai leg kedua tersebut digelar?

Menjelang duel, pasukan Dortmund sempat mengalami kejadian sedikit aneh.

Bus yang mengangkut para pemain Die Borussen ditunda keberangkatannya selama sekitar 30 menit tanpa alasan yang jelas.

Konon, kejadian tersebut membuat Marco Reus dkk. merasa khawatir.

 

Maklum, sepekan silam bus yang mengangkut mereka terkena bom sehingga menyebabkan salah satu pemain Dortmund, yaitu Marc Bartra (26), mengalami cedera pada tangan.

"Untuk alasan tertentu, kami tidak diberangkatkan dan menunggu selama setengah jam di depan hotel," ucap gelandang Dortmund, Marco Reus (27), seperti dilansir situs Bild.

"Hal itu menimbulkan perasaan aneh, tetapi tidak memengaruhi pertandingan," ucapnya lagi.

Penjaga gawang Dortmund, Roman Burki (26), juga menegaskan ditundanya keberangkatan bus ke stadion bukan alasan kekalahan dari Monaco.

"Faktanya, selama beberapa menit pada awal laga kami kebobolan karena kesalahan individu. Kami telah berjuang dan berusaha mencetak tiga gol, sayang tidak berhasil," tutur Burki.

"Saya tak mau menjadikan kejadian di hotel sebagai alasan. Saya merasa kami semua sesungguhnya telah siap menghadapi partai ini," kata kiper berkewarganegaraan Swiss tersebut.

TOPIK :

Komentar