TOPIK TERPOPULER
Gianluigi Buffon (hijau) merayakan kemenangan Juventus atas Barcelona pada partai pertama perempat final Liga Champions di Turin, Selasa (11/4/2017).
MIGUEL MEDINA/AFP
Gianluigi Buffon (hijau) merayakan kemenangan Juventus atas Barcelona pada partai pertama perempat final Liga Champions di Turin, Selasa (11/4/2017).

Rekor Juventus, 100 Persen Menang Lawan Monaco dan Real Madrid

TURIN, Juara.net - Selepas keberhasilan Juventus lolos ke semifinal Liga Champions, kiper Gianluigi Buffon mengungkapkan dia lebih suka jika klubnya tidak bertemu Atletico Madrid di babak empat besar.

“Barangkali akan lebih baik bagi kami bertemu AS Monaco atau Real Madrid. Mereka akan menghabiskan banyak energi karena juga bertarung memperebutkan gelar juara liga,” kata Buffon seperti dikutip Mediaset Premium.

“Monaco dan Madrid akan lebih sedikit merotasi pemain. Sebaliknya, Atletico bakal mengatur tenaga secara lebih baik karena posisinya di liga tidak membuat mereka harus membagi fokus.”

Monaco dan Madrid memang sedang memimpin klasemen Ligue 1 Prancis dan La Liga Spanyol.

Berbeda dari Juventus, yang juga sedang memimpin klasemen Serie A tapi dengan keunggulan poin signifikan atas tim peringkat dua, Monaco dan Madrid hanya unggul tipis sehingga dalam tekanan harus menurunkan tim terkuat di setiap pertandingan.

Sementara itu, Atletico sudah cukup aman di zona Liga Champions La Liga. Mereka berada di peringkat tiga, unggul 11 poin atas Villarreal di posisi kelima.

 

Baca Juga: 5 Hal Menarik dari Kemenangan 2-0 Manchester United atas Chelsea

Kemungkinan terburuk bagi tim asuhan Diego Simeone mungkin hanya finis di peringkat empat dan tetap lolos ke Liga Champions 2017-18 walaupun harus melalui babak play-off.

Argumentasi Buffon sangat beralasan. Tapi, ada alasan lain yang membuat Juventus bisa lebih percaya diri menghadapi Monaco dan Madrid.

Sejarah mencatat Juventus selalu bisa mengalahkan dua klub tersebut dalam pertemuan di babak semifinal Liga Champion. Rekor mereka 100 persen menang!

Juventus bertemu Monaco di semifinal 1997-98. Saat itu kondisi Monaco hampir sama dengan musim ini.

Kalau musim ini Monaco dimotori bintang muda Kylian Mbappe (18 tahun), Monaco 1997-98 juga memiliki rising star Thierry Henry (20) dan David Trezeguet (19).

Baca Juga: FIFA Tanggapi Regulasi Lima Pergantian Pemain Liga 1

Juventus ketika itu lolos ke final dengan kemenangan agregat 6-4. Mereka unggul 4-1 di Turin dan kalah 2-3 di Monaco. Bintang terdepan Juventus, Alessandro Del Piero, mencetak empat gol dalam dua partai tersebut.

Untuk Madrid, Juventus malah sudah pernah dua kali menyingkirkan klub raksasa Spanyol itu di semifinal Liga Champions.

Yang pertama pada 2002-03. Kekalahan 1-2 pada leg pertama di Madrid dibalas kemenangan 3-1 di Turin. Trezeguet, yang saat itu sudah membela Juventus, selalu mencetak gol dalam dua partai.

Kejadian kedua pada 2014-15. Lagi-lagi ada bintang Juventus yang selalu mencetak gol dalam dua partai semifinal. Alvaro Morata, penyerang yang dipinjam dari Real Madrid, membawa Juventus menang 2-1 di Turin dan mengimbangi Madrid 1-1 di kandang lawan.

Juventus akan mengetahui siapa lawannya pada Jumat (21/4/2017). Saat itu UEFA akan melakukan undian semifinal Liga Champions dan Liga Europa 2016-17.

  • Penulis : Dwi Widijatmiko
  • Editor : Firzie A. Idris
  • Sumber: Tuttomercatoweb
TOPIK :

Komentar