TOPIK TERPOPULER
Pemain Liverpool, Luis Suarez dan Raheem Sterling saat melawan Cardiff City dalam laga lanjutan Premier League 2013-2014 di Stadion Anfield, Liverpool, pada 21 Desember 2013.
CLIVE BRUNSKILL/GETTY IMAGES
Pemain Liverpool, Luis Suarez dan Raheem Sterling saat melawan Cardiff City dalam laga lanjutan Premier League 2013-2014 di Stadion Anfield, Liverpool, pada 21 Desember 2013.

Luis Suarez dan Raheem Sterling; Dulu Idola, Kini Rival

JUARA.net - Ada masanya Raheem Sterling dan Luis Suarez menjelma sebagai senjata andalan Liverpool. Mereka pernah berjuang bersama.

Penulis: Wieta Rachmatia

Dengan usia yang terpaut delapan tahun, Suarez bukan sekadar rekan satu tim bagi Sterling. Striker asal Uruguay ini adalah mentor, anutan, sekaligus idola bagi Sterling, yang usianya jauh lebih muda.

Permainan Sterling meningkat pesat selama membela Liverpool. Bomber tim nasional Inggris ini mengakui Suarez punya andil dalam kesuksesan kariernya.

"Saya banyak belajar darinya. Saya rasa saya tak pernah melihatnya melewatkan sesi latihan," ucap Sterling kepada The Times.

"Usai pertandingan, mereka memintanya untuk memulihkan diri. Akan tetapi, Luis Suarez adalah tipe orang yang ingin selalu berada di lapangan, berlatih dengan pemain lain. Dia selalu ingin berada di lapangan," lanjutnya.

Suarez membela Liverpool selama 2011-2014, sedangkan Sterling berada di Anfield antara 2012-2015.

Meski membela The Reds untuk periode yang lebih kurang sama, Sterling tak pernah mampu menandingi reputasi Suarez sebagai salah satu "legenda" di klub tersebut.

Toh, Sterling tidak keberatan. Baginya, Suarez adalah roh Liverpool. Kegigihan Suarez kerap menginspirasi para pemain yang lebih muda, termasuk Sterling.

"Saya tidak pernah melupakan hari ketika pergelangan kakinya bengkak begitu parah. Pemain lain yang mengalami kondisi seperti itu mungkin akan berkata: 'Tidak, hari ini bukan saatnya saya tampil'," tutur Sterling.

"Suarez disuntik. Pergelangan kakinya tampak seperti bola dan saya rasa hal itu tidak normal. Dia harus mengenakan sepatu milik Steven Gerrard yang berukuran dua nomor lebih besar. Dia lantas mencetak hat-trick! Rasanya tak ada pemain lain yang mampu melakukan hal seperti itu," katanya.

Rabu (19/10/2016), Sterling berpeluang untuk bertemu kembali dengan Suarez pada laga Liga Champions di Camp Nou. Kali ini keduanya bakal mengenakan kostum yang berbeda. Sterling memperkuat Manchester City, sedangkan Suarez membela Barcelona.

Kabar terakhir menyebutkan bahwa Sterling tengah mengalami cedera otot betis. Namun, Sterling tentu tak akan melewatkan kesempatan untuk bereuni dengan sang mentor jika bisa pulih tepat pada waktunya.

Tentunya, kali ini Sterling ingin membuktikan bahwa dirinya bisa mengalahkan gurunya.

Partner di Sevilla

Sterling dan Suarez bukan satusatunya mantan rekan setim yang bakal menggelar reuni pekan ini. Ivan Rakitic juga bakal bersua kembali dengan rekan lamanya, Jesus Navas.

Kedua pemain tersebut pernah sama-sama membela Sevilla selama dua tahun pada 2011-2013.

Navas merupakan jebolan akademi sepak bola Sevilla dan telah membela skuat utama sejak 2003. Ia meninggalkan Stadion Ramon Sanchez Pizjuan pada 2013 atau dua musim setelah Rakitic bergabung dengan Los Rojiblancos.

Navas maupun Rakitic pernah menjadi pilar Sevilla. Namun, rumornya, ada persaingan di antara kedua pemain tersebut.

Rakitic mampu melampaui popularitas Navas, yang notabene produk asli Sevilla, semasa membela klub tersebut.

Pekan ini, duet maut yang pernah dimiliki Sevilla ini akan saling berjibaku.

Rakitic bakal memastikan Barca unggul, sedangkan Navas berhasrat untuk membawa Manchester City mencuri poin di Camp Nou.

  • Penulis: Tabloid Bola
  • Editor: Firzie A. Idris
  • Sumber: Tabloid BOLA No. 2.708
TOPIK :

Komentar