TOPIK TERPOPULER
Pemain Chelsea, Oscar (kiri) dan David Luiz, merayakan gol yang dicetak ke gawang Juventus dalam laga Grup E Liga Champions di Stadion Stamford Bridge, London, Inggris, 19 September 2012.
GLYN KIRK/AFP
Pemain Chelsea, Oscar (kiri) dan David Luiz, merayakan gol yang dicetak ke gawang Juventus dalam laga Grup E Liga Champions di Stadion Stamford Bridge, London, Inggris, 19 September 2012.

David Luiz Sebut Banyak Orang di Chelsea Menangis karena Oscar ke China

LONDON, JUARA.net - Bek Chelsea, David Luiz, menyebut banyak orang di timnya yang menangis karena kepergian Oscar ke klub China, Shanghai SIPG.

Chelsea mengumumkan pelepasan pemain berusia 25 tahun itu melalui akun Twitter klub, Jumat (23/12/2016).

The Blues tidak menyebutkan biaya transfer yang dibayarkan oleh Shanghai. Akan tetapi, menurut Transfermarkt, nilai Oscar mencapai 61 juta euro (sekitar Rp 856 miliar).

David Luiz pun mengungkapkan reaksi pasukan Antonio Conte setelah mendengar kabar tentang kepindahan Oscar.

"Ada banyak orang yang menangis. Tidak, saya hanya bercanda," kata Luiz seperti dikutip London Evening Standard, Kamis (5/1/2017).

"Ini adalah sepak bola. Terkadang, para pemain pindah dan bertahan. Kami tidak bisa terlalu emosional karena ini adalah sepak bola. Seperti saya, meninggalkan Chelsea, tetapi kembali lagi," ucap palang pintu berusia 29 tahun itu.

Setelah dibeli Chelsea dari Benfica pada 31 Januari 2011, Luiz memang sempat meninggalkan The Blues pada 1 Juli 2014 untuk berlabuh di Paris Saint-Germain.

Namun, pesepak bola kelahiran Sao Paulo, Brasil, ini kembali ke Stamford Bridge pada 31 Agustus 2016.

Mengenai kepindahan Oscar, Luiz mempunyai harapan khusus terhadap rekan senegaranya itu.

"Semoga Oscar beruntung. Dia adalah pemain yang luar biasa," ujar Luiz.

"Pindah merupakan keputusan dia dan jika dia memilih pergi, itu karena kata hatinya. Dia ingin menjalani siklus baru dalam hidupnya," tutur Luiz lagi.

Saat bermain bersama, Luiz dan Oscar pernah mengantarkan Chelsea menjadi kampiun Liga Europa musim 2012-2013.

  • Penulis: Septian Tambunan
  • Editor: Aloysius Gonsaga
  • Sumber: London Evening Standard
TOPIK :

Komentar