TOPIK TERPOPULER
Pelatih Persebaya, Iwan Setiawan (kiri) bersama presiden klub Azrul Ananda dan Menpora, Imam Nahrawi, pada sesi jumpa pers usai laga uji coba melawan PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (19/3/2017).
TB KUMARA/JUARA.NET
Pelatih Persebaya, Iwan Setiawan (kiri) bersama presiden klub Azrul Ananda dan Menpora, Imam Nahrawi, pada sesi jumpa pers usai laga uji coba melawan PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (19/3/2017).

Kemenangan Lawan PSIS Menjadi Bahan Evaluasi Persebaya

SURABAYA, JUARA.net - Pelatih Persebaya, Iwan Setiawan, mengakui kemenangan timnya atas PSIS Semarang pada laga uji coba yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (19/3/2017), adalah hasil kerja keras pemain. Namun, banyak yang harus diperbaiki sebelum kompetisi liga 2 bergulir.

Pelatih asal Medan ini menilai secara keseluruhan timnya sudah bermain bagus. Hanya, ada beberapa sektor yang masih harus di perbaiki. Hal ini menjadi pekerjaan rumah baginya.

"Pemain sudah bekerja dengan baik di lapangan. Namun, ada beberapa sektor yang harus dibenahi sebelum kompetisi," kata Iwan.

Pada kesempatan yang sama, eks pelatih PBFC ini menilai PSIS Semarang menerapkan sepak bola negatif dengan melakukan taktik parkir bus. Akibatnya, pertandingan menjadi berjalan kurang menarik.

"Saya kecewa, PSIS menjalankan taktik parkir bus. Mereka takut kebobolan sehingga menempatkan lima pemain di belakang" ucap Iwan.

Meski begitu, Iwan Setiawan mengaku banyak pelajaran yang diambil dari taktik lawan yang bermain dengan negatif football. Termasuk bagaimana caranya membongkar pertahanan lawan yang bermain defensif.

"Minimal pertandingan tadi menjadi bahan evaluasi bagaimana caranya membongkar pertahanan lawan yang menggunakan taktik bertahan. Hal ini akan menjadi PR bagi tim pelatih," ucap Iwan saat jumpa pers usai laga.

Pada pertandingan persahabatan leg kedua, Persebaya berhasil memenangi laga dengan skor 1-0, sekaligus membalaskan kekalahan di leg pertama di semarang.

  • Penulis: TB Kumara
  • Editor: Weshley Hutagalung
TOPIK :

Komentar