TOPIK TERPOPULER
Striker Madura United, Luis Carlos Junior, saat tampil melawan Perseru Serui yang berakhir dengan skor 3-2 dalam laga kedua grup E Piala Presiden 2017 di Stadion Gelora Pamellingan Pamekasan, Jawa Timur (14/02/2017).
SUCI RAHAYU/JUARA.NET
Striker Madura United, Luis Carlos Junior, saat tampil melawan Perseru Serui yang berakhir dengan skor 3-2 dalam laga kedua grup E Piala Presiden 2017 di Stadion Gelora Pamellingan Pamekasan, Jawa Timur (14/02/2017).

Pelatih Madura United Kritik Luis Junior

PAMEKASAN, JUARA.net - Sebuah kritik disuarakan oleh pelatih Madura United, Gomes de Oliveira, kepada penyerang andalan timnya, Luis Carlos Junior. Penyerang yang didatangkan dari Barito Putera tersebut dinilai masih tampil di bawah performa terbaik.

Luis Junior sejauh ini memang belum menunjukkan kelasnya sebagai penyerang haus gol.

Catatan 17 gol yang ia rangkum bersama Barito Putera di ajang Torabika Soccer Championship 2016, seolah tidak membekas sama sekali.

Bomber asal Brasil ini masih kering gol untuk Madura United. Belum satu pun gol ia cetak. Baik di dua laga Piala Presiden 2017 maupun di laga uji coba yang digelar sebelumnya.

“Luis Junior tampik di bawah form lagi, belum dalam kondisi prima. Dia punya skill, tapi kondisinya tidak prima, terlihat berbeda dari yang lain. Kita harus bantu dia untuk perbaiki penampilannya,” kata Gomes.

Gomes justru melempar pujian kepada para pemain muda Laskar Sape Kerap. Meski masih belum maksimal, mantan pelatih Persela Lamongan ini melihat ada banyak kemajuan yang sudah dialami oleh Rifad Marasabessy.

Pemain Madura United, Rizki Dwi (kanan), berebut bola dengan gelandang Perseru Serui, Ronaldo Meosido, dalam laga kedua grup E Piala Presiden 2017 di Stadion Gelora Pamellingan Pamekasan, Jawa Timur (14/02/2017).
Pemain Madura United, Rizki Dwi (kanan), berebut bola dengan gelandang Perseru Serui, Ronaldo Meosido, dalam laga kedua grup E Piala Presiden 2017 di Stadion Gelora Pamellingan Pamekasan, Jawa Timur (14/02/2017).
SUCI RAHAYU/JUARA.NET

“Dwi Rizky bermain lebih bagus, Rifad juga sudah banyak berkembang. Eriyanto juga bermain mati-matian untuk Madura United. Tapi, mereka masih muda dan butuh waktu bisa menjadi lebih baik. Mereka masuk tim karena punya skill,” terang Gomes.

TOPIK :

Komentar


Selengkapnya