TOPIK TERPOPULER
Aksi selebrasi penyerang Genoa, Giovanni Simeone, usai mencetak gol ke gawang Citta di Palermo dalam laga lanjutan Serie A 2016-2017 di Stadion Luigi Ferraris, Genoa, pada 18 Desember 2016.
TULLIO M. PUGLIA/GETTY IMAGES
Aksi selebrasi penyerang Genoa, Giovanni Simeone, usai mencetak gol ke gawang Citta di Palermo dalam laga lanjutan Serie A 2016-2017 di Stadion Luigi Ferraris, Genoa, pada 18 Desember 2016.

Giovanni Simeone, Ingin Bentuk Identitas Sendiri

JUARA.net - Zaman silih berganti. Namun, tak banyak anak pesepak bola tenar yang dapat menghindari bayang-bayang ayahnya. Tidak sedikit pula malah tertekan lantaran pencapaian mentereng orang tua.

Penulis: Hizrian Maladzan*

Lain bagi Giovanni Simeone. Pemain kelahiran Madrid, Spanyol, ini tidak tertekan karena status ayahnya yang melegenda: Diego Simeone.

Justru kehadiran sang ayah mampu membuatnya tampil gemilang di musim perdananya bersama Genoa.

Anak pelatih Atletico Madrid ini mampu mencetak gol di pertandingan debutnya sebagai starter. Ia bahkan bisa mencetak dua gol saat melawan Juventus.

Dwigol Giovanni membawa kemenangan 3-1 Genoa atas juara bertahan Serie A tersebut.

Penyerang Genoa, Giovanni Simeone (kanan), merayakan gol yang dia cetak ke gawang Juventus dalam pertandingan Serie A di Stadion Luigi Ferraris, Genoa, Italia, 27 November 2016.
Penyerang Genoa, Giovanni Simeone (kanan), merayakan gol yang dia cetak ke gawang Juventus dalam pertandingan Serie A di Stadion Luigi Ferraris, Genoa, Italia, 27 November 2016.
MARCO BERTORELLO/AFP

“Setiap sebelum pertandingan, saya selalu berbicara dengan ayah, tapi tidak tentang sepak bola, walaupun benar dia mengatakan saya akan mencetak gol melawan Juventus,” sebut Giovanni.

Genoa mengambil keputusan bagus dengan merekrutnya dari River Plate awal musim panas ini. Giovanni punya pencapaian baik sebelum memulai kariernya di Genoa.

TRIVIA

Saat mencetak gol ke gawang Juventus, Giovanni Simeone menunjukkan gaya selebrasi dan ekspresi yang sama dengan sang ayah, Diego Simeone. Diego pun berkicau di Twitter. Dia mengunggah perbandingan selebrasinya dulu dengan sang anak. Di Twitter tersebut Simeone mengungkapkan rasa senangnya dan berkicau “EMOCIONANTE

Pemuda berusia 21 tahun ini menjadi pencetak gol terbanyak di South America Championship U-20 2015 alias Copa America untuk pemain muda Amerika Selatan.

Ia membuat sembilan gol buat Argentina, rekor tertinggi raja gol di kompetisi tersebut sejak 2005. Tak hanya itu, gol-gol Giovanni juga membawa tim nasional Argentina ke tangga juara.

Tidak hanya bersama Argentina, sewaktu masih bermain di River Plate, pemain berjuluk El Cholito ini memenangi gelar Copa Sudamericana 2014 dan Copa Libertadores 2015. Dua gelar yang tak pernah diraih sang ayah saat masih aktif bermain di Argentina.

Walaupun sang ayah adalah inspirasi utamanya, Giovanni bertekad untuk membangun identitasnya sendiri.

“Saya tentu saja bangga akan ayah. Darahnya mengalir di diri saya dan dia adalah penuntun, tapi tidak mudah hidup di bawah kebesarannya. Karena itu, saya harus jadi lebih kuat dan siap untuk membuktikan itu. Saya ingin jadi Giovanni Simeone, seorang Giovanni, tidak lebih,” ungkapnya seperti dikutip di Calciomercato.

Giovanni juga mengungkapkan impiannya suatu saat untuk membela Atletico Madrid seperti ayahnya dulu.

“Saya ingin bermain untuk Atletico suatu saat. Tidak hanya karena bagaimana mereka memperlakukan ayah saya, tapi juga lantaran bagaimana mereka memperlakukan seluruh keluarga saya. Mereka adalah klub yang hebat dan rendah hati,” ucap Simeone.

DATA DIRI

  • Lahir: 5 Juli 1995/ Madrid, Spanyol
  • Postur: 179 cm/ 81 kg
  • Kebangsaan: Argentina

Karier Junior

  • 2008-2013 River Plate

Karier Senior

  • 2013-2016 River Plate 27/2
  • 2015-2016 Banfield (pinjam) 34/12
  • 2016-... Genoa 15/6

Karier Timnas

  • 2015 Argentina U-20 12/10
  • 2016 Argentina U-23 3/0
  • Penulis: Tabloid Bola
  • Editor: Firzie A. Idris
  • Sumber: Tabloid BOLA No. 2.726
TOPIK :

Komentar