TOPIK TERPOPULER
Aksi penyerang Real Madrid, Lucas Vazquez, mengontrol bola saat melawan Legia Warszawa dalam laga lanjutan Grup F Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, (18/10/2016).
GONZALO ARROYO MORENO/GETTY IMAGES
Aksi penyerang Real Madrid, Lucas Vazquez, mengontrol bola saat melawan Legia Warszawa dalam laga lanjutan Grup F Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, (18/10/2016).

Lucas Vasquez, Bukti Galactico di Lapangan

JUARA.net - Cristiano Ronaldo berstatus pemain terbaik dunia, sempat juara Liga Champions, dan juga raja gol Premier League.

Penulis: Hizrian Maladzan*

Ia punya rekam jejak yang luar biasa serta dilabeli harga yang menjulang tinggi ketika dibeli Madrid. Begitu juga dengan rekan-rekan lain Ronaldo di skuat Madrid ini yang berlabel galactico.

Sebut saja Gareth Bale atau Luka Modric. Mereka mempunyai potensi, prestasi, dan pencapaian brilian sebelum direkrut dengan harga selangit.

Lain ceritanya dengan Lucas Vazquez. Ia bukanlah seorang galactico.

Vazquez sudah bergabung dengan Madrid sejak muda. Ia merupakan didikan asli akademi Madrid.

TRIVIA

Lahir dan besar di Curtis, Galicia, tidak mengherankan bila Vazquez juga jadi suporter salah satu klub wilayah tersebut. Vazquez mengakui bahwa dia sudah menjadi fan Deportivo La Coruna sejak usia dini. “Duel vs Deportivo spesial karena saya suporter mereka," ujar Vazquez saat dirinya masih di Espanyol.

Namun, kematangan Vazquez sebagai seorang pemain datang ketika ia bergabung dengan klub Espanyol.

Di Espanyol ia tampil rutin, 39 penampilan dan mencetak tiga gol. Perkembangan bagus bersama Espanyol itu pula yang akhirnya membuat Madrid membelinya kembali.

Harga 1 juta euro mampu mendatangkan Vazquez kembali. Banderol itu sangat murah bila dibandingkan dengan galactico muda lain seperti Mateo Kovacic dan Alvaro Morata.

Kedua pemain tersebut datang dengan masing-masing harga sekitar 30 juta Euro.

Meski demikian, label galactico justru lebih sesuai kepada performa Vazquez di lapangan. Ia menunjukkan bisa menjadi solusi kala trio BBC (Gareth Bale, Karim Benzema, Cristiano Ronaldo) menemui kebuntuan di depan gawang.

Ia menjadi orang kepercayaan Zidane, alternatif terbaik saat salah satu dari trio BBC absen. Ia juga sempat disebut azimat Madrid lantaran sering memberikan hasil bagus ketika menjadi starter.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik :

  • Penulis : Tabloid Bola
  • Editor : Firzie A. Idris
  • Sumber: Tabloid BOLA No. 2.720
TOPIK :

Komentar