TOPIK TERPOPULER
Gelandang AS Roma, Radja Nainggolan, berduel dengan pemain AC Milan, Keisuke Honda, dalam laga Serie A di Stadion Olimpico, Roma, Italia, 9 Januari 2016.
ANDREAS SOLARO/AFP
Gelandang AS Roma, Radja Nainggolan, berduel dengan pemain AC Milan, Keisuke Honda, dalam laga Serie A di Stadion Olimpico, Roma, Italia, 9 Januari 2016.

Opini JUARA: Roma Vs Milan, Jaga Keperawanan!

ROMA, JUARA.net - Pekan ke-16 Serie A akan menyajikan duel seru antara AS Roma dan AC Milan di Stadion Olimpico, Senin (12/12/2016) atau Selasa pukul 03.00 dini hari WIB.

Saat ini, AS Roma dan AC Milan digadang-gadang menjadi pesaing utama Juventus dalam memperebutkan Scudetto 2016-2017.

Kebetulan, Roma dan Milan, yang sedang menghuni peringkat kedua dan ketiga, memiliki koleksi poin sama, yakni 32. Mereka masih tertinggal tujuh poin dari sang pemuncak, Juventus.

Bernard Charles, penggemar Roma yang mengidolai Gabriel Omar Batistuta, dan Pradiksa Surya Chandra, fans Milan yang mengidolai Paolo Maldini, memiliki pandangan menarik jelang duel kedua tim.

Bernard dan Pradiksa menyoroti pentingnya menjaga gawang tetap perawan untuk mengamankan tiga poin.

Bagaimana teman-teman melihat performa tim masing-masing hingga sejauh ini?

Bernard: Performa AS Roma sedang menanjak. Meskipun berbeda 7 poin dengan Juventus, saya yakin Roma akan menjadi pesaing utama untuk merebut Scudetto musim ini.

Semoga Roma tetap bisa fokus dan konsisten dalam menjaga ritme permainan.

Pradiksa: Pelatih Vincenzo Montella banyak membuat perubahan di Milan, terutama dengan memberikan kepercayaan kepada pemain-pemain muda.

Dia meramu para pemain tersebut untuk meraih hasil yang mengesankan sehingga Milan bisa menempati peringkat ke-3.

Apa yang menurut teman-teman harus dilakukan pelatih untuk mengunci tiga poin?

Bernard: Luciano Spalletti harus menekan dari menit-menit awal, karena gol pembuka akan membangun semangat dan kepercayaan diri dari anak-anak asuhannya. Hal tersebut akan membuat Milan kesulitan mengembangkan permainan mereka.

Dukung suporter tuan rumah bisa menjadi tambahan motivasi bagi para gelandang dan pemain sayap yang sama-sama haus gol.

Pradiksa: Kunci utamanya adalah lini pertahanan Milan harus bisa menahan serangan-serangan dari Roma.

Dari pemain tengah hingga depan saya rasa tidak perlu perubahan yang cukup banyak karena performanya sudah baik.

Bagaimana tanggapan teman-teman melihat performa lawan?

Bernard: Milan tidak kalah bagus dengan Roma, terbukti mereka hanya kalah selisih gol.

Tim asuhan Vicenzo Montella ini juga menunjukkan performa yang meningkat walaupun pada awal musim sempat terseok-seok.

Dapat dipastikan pertandingan nanti akan berlangsung menarik. Kedua pelatih akan bermain terbuka.

Pradiksa: Sejauh ini Roma bisa dibilang stabil dalam hal konsistensi.

Keunggulan selisih gol dari Milan juga berhasil menjadikan mereka bertengger di bawah Juventus.

Bagaimana prediksi skor dan pencetak gol dari teman-teman?

Bernard: Roma menang 2-0 melalui gol dari Edin Dzeko dan Diego Perotti.

Pradiksa: Milan unggul 2-0. Gol akan dicetak oleh Gianluca Lapadula dan Suso.

Terlepas dari hasil laga, seberapa yakin teman-teman bahwa tim kesayangan kalian bisa menyaingi Juventus dalam mengejar Scudetto?

Bernard: Saya rasa peluang Roma, Juventus, dan Milan sama-sama berimbang.

Pradiksa: Saya yakin 90 persen Milan bisa bersaing. Laga-laga big match akan menjadi penentuan.

Jika Milan mampu memenangi sebagian besar laga tersebut, khususnya kembali mengalahkan Juventus, maka bukan tak mungkin Milan meraih Scudetto.

  • Penulis: Septian Tambunan
  • Editor: Aloysius Gonsaga
TOPIK :

Komentar