TOPIK TERPOPULER
United Indonesia yang berstatus juara bertahan BOLA Sports Race (BSR) akan kembali meramaikan ZINC BSR 2016, Minggu (27/11/2016) di Taman Mini Indonesia Indah.
FERNANDO RANDY/BOLA
United Indonesia yang berstatus juara bertahan BOLA Sports Race (BSR) akan kembali meramaikan ZINC BSR 2016, Minggu (27/11/2016) di Taman Mini Indonesia Indah.

United Indonesia Tak Ambisi Pertahankan Gelar ZINC BSR 2016

JAKARTA, JUARA.net - Fans club Manchester United, United Indonesia, tidak menargetkan untuk mempertahankan status juara bertahan di ZINC BOLA Sports Race (BSR) 2016.

ZINC BSR 2016 akan diselenggarakan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada Minggu (27/11/2016).

Ajang wadah berkumpulnya komunitas-komunitas olah raga gagasan Tabloid BOLA tersebut dipastikan akan lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya.

Tahun ini, BSR 2016 tidak hanya melibatkan komunitas fans club sepak bola Internasional, juga komunitas olah raga lain seperti freestyler, parkour, basket, sepeda, lari, dan komunitas olah raga lain.

United Indonesia merupakan fans club yang berstatus juara umum dalam tiga edisi terakhir acara yang berlangsung sejak 2012 tersebut.

"Meski kami berstatus juara bertahan, saya tidak berharap banyak di ZINC BSR 2016. Tahun ini, kami akan mengirimkan tim berbeda dari sebelumnya," kata Reymond kepada JUARA.net.

"Di samping itu, tahun ini ada lebih banyak komunitas dan kompetisi. Bukan hanya dari komunitas sepak bola, juga komunitas-komunitas olah raga lain," ujar dia.

ZINC BSR 2016 akan diikuti 20 komunitas fans club sepak bola Internasional dan 12 komunitas olah raga lain.

Total ada 32 komunitas tersebut akan saling unjuk gigi untuk memperebutkan status juara umum, memenangi piala bergilir, dan hadiah total mencapai 32 juta rupiah.

Pemilihan TMII sebagai tempat berlangsungnya ZINC BSR 2016 juga memiliki alasan tersendiri. Panitia ingin mengingatkan kembali tentang budaya-budaya Indonesia kepada para peserta.

  • Penulis: Wisnu Nova Wistowo
  • Editor: Weshley Hutagalung
  • Sumber: JUARA
TOPIK :

Komentar