TOPIK TERPOPULER
Wayne Rooney mencetak gol kedua Manchester United ke gawang Chelsea dalam pertandingan Premier League, 11 Januari 2009.
ANDREW YATES/AFP
Wayne Rooney mencetak gol kedua Manchester United ke gawang Chelsea dalam pertandingan Premier League, 11 Januari 2009.

JUARA Klasik 11 Januari 2009; Kemenangan Mutlak Manchester United atas Chelsea

JUARA.net - Manchester United dan Chelsea sejatinya bukanlah rival tradisional di Liga Inggris. Kedua tim baru terlibat persaingan sengit selepas Roman Abrahamovic mengakuisisi Chelsea pada musim panas 2003 dan menggelontorkan dana ratusan juta pound untuk memboyong pemain-pemain bintang ke Stamford Bridge. 

Dari situ, Chelsea yang tadinya inferior terhadap Man United di Premier League berubah seketika menjadi salah satu pesaing berat dalam perburuan titel juara. Tim London Biru bahkan pernah cuma sekali kalah dalam 10 pertandingan pertama kontra sang rival pada rezim Abrahamovic.

Berikutnya, kalau pun Chelsea kalah margin skornya hampir tidak pernah lebih dari tiga gol. Pengecualian terjadi pada pekan ke-21 edisi 2008-2009 saat Man United mendulang kemenangan telak 3-0 di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri yang memadati Stadion Old Trafford.

Bila melihat susunan pemain Man United kala itu, kekalahan Chelsea bisa dibilang wajar. Kubu Setan Merah menurunkan komposisi terbaik yang berisikan nama-nama top pada setiap posisi, mulai dari Edwin van der Sar (kiper), Nemanja Vidic, Patrice Evra (bek), Cristiano Ronaldo (gelandang), hingga Wayne Rooney (penyerang).

Susunan pemain Chelsea barangkali tak kalah top karena memiliki Petr Cech (kiper), John Terry, Ashley Cole (bek), Frank Lampard, Deco, Michael Ballack (gelandang), dan Didier Drogba (penyerang). Akan tetapi, pelatih Luis Felipe Scolari gagal meracik strategi yang pas buat tim.

Permainan Chelsea cenderung monoton ditambah buruknya konsentrasi pemain memudahkan Man United mendominasi dan melancarkan tekanan demi tekanan sepanjang laga. Vidic membuka keunggulan tim pada injury time babak pertama.

Bek berkebangsaan Serbia itu menyambut umpan terukur Ryan Giggs dalam situasi sepak pojok menggunakan kepalanya. Bola sundulan Vidic sempat coba diredam Cech, tapi tetap saja menggetarkan gawang Chelsea lantaran terlalu deras.

“Man United jelas lebih baik dari kami malam ini. Kami kalah telak karena datang dan menampilkan permainan yang tidak sebagus biasanya.”

Luis Felipe Scolari, Pelatih Chelsea 2009.

Tertinggal 0-1, Chelsea berimprovisasi dengan menarik keluar Deco dan menurunkan Nicolas Anelka. Perubahan ini toh tidak berdampak besar terhadap jalannya pertandingan mengingat Man United pandai bertahan melalui penumpukan dua lapis pemain di kotak penalti.

Justru Man United yang sukses melebarkan margin skor lewat aksi Rooney pada menit ke-63 dan sontekan jarak dekat Dimitar Berbatov membelokkan bola hasil tendangan bebas bertenaga Ronaldo dari sisi kanan pertahanan Chelsea.

Jadilah Abrahamovic menyaksikan timnya menyerah tiga gol tanpa balas dari pasukan Sir Alex Ferguson. Sebuah momen langka yang belum terulang lagi hingga kini, terlebih Chelsea tengah jemawa karena menyimpan rekor tak terkalahkan atas Man United selama 11 pertemuan terakhir di semua ajang.

Rekaman pertandingan Premier League antara Manchester United versus Chelsea, 11 Januari 2009.
Rekaman pertandingan Premier League antara Manchester United versus Chelsea, 11 Januari 2009.
TITUS S.P.W./BOLA

  • Penulis: Indra Citra Sena
  • Editor: Aloysius Gonsaga
  • Sumber: PINO BOLA dan berbagai sumber
TOPIK :

Komentar