TOPIK TERPOPULER
Penjaga gawang AC Milan, Gianluigi Donnarumma, melambaikan tangan kepada para suporter setelah laga Serie A kontra Torino, di Stadion Olimpico Turin, 16 Januari 2017.
MARCO BERTORELLO/AFP
Penjaga gawang AC Milan, Gianluigi Donnarumma, melambaikan tangan kepada para suporter setelah laga Serie A kontra Torino, di Stadion Olimpico Turin, 16 Januari 2017.
KOLOM

Dominic Toretto dan Gianluigi Donnarumma

JUARA.net - Sudah menonton film Fast & Furious 8? Dalam film kedelapan dari franchise The Fast and The Furious itu, aroma kekeluargaan di antara para tokoh protagonisnya terus dijadikan kekuatan cerita.

You don’t turn your back on family, even when they do (Kamu tidak berpaling dari keluarga, bahkan saat keluarga berpaling darimu).”

Kata-kata itu pertama kali diucapkan Dominic Toretto, sang pemimpin kelompok pebalap profesional yang kemudian beralih pekerjaan sebagai tim antiteroris, dalam Fast and Furious 6. Ucapan itu diulangi pada Fast and Furious 8.

Seluruh anggota tim tidak pernah sungguh-sungguh percaya bahwa Dom menjadi jahat dan bekerja bareng teroris.

Kenyataannya, Dom tidak pernah berkhianat. Dia hanya tunduk kepada sang teroris demi menyelamatkan anaknya, yang sebelumnya tak pernah diketahui oleh Dom dan timnya.

Pada akhirnya, kekeluargaan juga yang mengakhiri konflik di Fast and Furious 8 seperti halnya film-film terdahulu.

Kerja sama tim Dom, yang kini punya beberapa anggota keluarga baru, memberikan happy ending buat film yang sampai Selasa (16/5/2017) sudah menghasilkan 1,193 miliar dolar AS itu.

Dalam upaya meyakinkan Gianluigi Donnarumma menandatangani kontrak baru, AC Milan tampaknya perlu menghadirkan Dominic Toretto ke Milanello.

Atau setidaknya mereka harus mengajak Donnarumma menonton Fast and Furious 8 demi mengingatkan sang penjaga gawang akan arti penting keluarga.

Milan dalam kondisi lumayan kritis. Mereka harus tetap memiliki Donnarumma, salah satu penampil terbaik musim ini dan figur kunci untuk masa depan klub. Tapi, upaya menjaga kiper berusia 18 tahun itu agar tidak pergi terancam gagal.

Donnarumma memang lebih suka bertahan di Milan. Tapi, agennya, Mino Raiola, mengajukan syarat yang tidak mudah agar kliennya mau membubuhkan tanda tangan. 

Raiola meminta Donnarumma mendapatkan nilai kontrak yang signifikan dan Milan juga harus memiliki skuat yang sanggup bersaing di level tertinggi.

Raiola ingin Donnarumma mendapatkan trofi-trofi penting untuk kepentingan kariernya.

Milan kabarnya siap menawarkan kontrak sampai 2022 dengan gaji Donnarumma dinaikkan dari hanya 160 ribu euro menjadi 3,5 juta euro per tahun!

Artinya, Donnarumma akan menjadi pemain bergaji tertinggi di Milan, menyamai pendapatan Carlos Bacca.

Tapi, bagi Raiola angka itu belum cukup. Dia meminta tambahan satu juta euro lagi. Belum tentu Milan sanggup memenuhi permintaan itu. Belum lagi syarat kedua.

Milan sangat mungkin tidak bisa menggaet pemain-pemain top yang akan membuat skuat menjadi kompetitif bersaing di jalur juara karena mereka tidak akan tampil di Liga Champions musim depan.

TOPIK :

Komentar