TOPIK TERPOPULER
Pebalap Yamaha Racing Indonesia, Rey Ratukore, berpose di paddock Sirkuit Sentul, Kabupaten Bogor, Jumat (19/5/2017).
NUGYASA LAKSAMANA/JUARA.NET
Pebalap Yamaha Racing Indonesia, Rey Ratukore, berpose di paddock Sirkuit Sentul, Kabupaten Bogor, Jumat (19/5/2017).

Rey Ratukore Mencari Jam Terbang di IRS 2017

BOGOR, JUARA.net - Salah satu pebalap andalan Yamaha Racing Indonesia (YRI), Rey Ratukore, turut berkompetisi pada balapan seri kedua Indospeed Race Series (IRS) 2017 kelas Sport 250cc.

Bagi pria berusia 30 tahun itu, IRS 2017 menjadi ajang untuk menambah jam terbang sebelum menghadapi balapan Asia Road Racing Championship (ARRC) 2017 kelas Asia Production 250cc (AP250).

Dalam kejuaraan tersebut, Rey mengaku belum menemukan performa terbaiknya. Saat ini, dia menduduki posisi ke-13 klasemen sementara pebalap AP250 dengan raihan 14 poin.

Oleh karena itulah, dia berharap IRS 2017 bisa mengasah kemampuan balapnya agar lebih baik lagi.

"Terus terang saja, IRS itu buat menambah jam terbang untuk membalap di level Asia. Saya merasa kurang maksimal di level Asia. Ada beberapa kendala yang saya alami," ujar Rey saat ditemui JUARA di Sirkuit Sentul, Kabupaten Bogor, Jumat (19/5/2017).

Pada IRS 2017, Rey memperkuat tim miliknya sendiri, yakni Rey Racing Speed (RRS). Ia optimistis bisa meraih hasil optimal karena telah melakukan persiapan yang matang.

"Dari segi engine dan fisik, saya sudah siap dan optimistis bisa menang. Kebetulan saya juga klop dengan mekanik dalam hal settingan mesin atau suspensi," kata Rey.

"Mesin motor saya juga didukung oleh Koh Leon Chandra dari Racetech. Komunikasi kami cukup baik dan mekanik pun bisa mendapatkan settingan bagus," tutur dia.

Seperti halnya Galang Hendra Pratama, Rey juga absen pada seri pertama IRS 2017 karena harus fokus mempersiapkan diri untuk balapan seri pertama ARRC 2017 di Sirkuit Johor, Malaysia (31 Maret-2 April).

TOPIK :

Komentar