TOPIK TERPOPULER
Engineer tim Pertamina Arden, Gaetan Jego (kiri), sedang berbincang dengan pebalap Indonesia, Sean Gelael, di area paddock Sirkuit Internasional Bahrain, Sakhir, Sabtu (15/4/2017).
PERTAMINA ARDEN
Engineer tim Pertamina Arden, Gaetan Jego (kiri), sedang berbincang dengan pebalap Indonesia, Sean Gelael, di area paddock Sirkuit Internasional Bahrain, Sakhir, Sabtu (15/4/2017).

Pujian Sang 'Engineer' untuk Sean Gelael

SAKHIR, JUARA.net - Penampilan pebalap Pertamina Arden asal Indonesia, Sean Gelael, pada balapan pertama (feature race) Formula 2 (F2) GP Bahrain, Sabtu (15/4/2017), dipuji engineer tim, Gaetan Jego.

Sean mengawali balapan di Sirkuit Internasional Bahrain, Sakhir, tersebut dari pit lane akibat penalti yang diterimanya pada sesi kualifikasi, Jumat (14/4/2017).

Saat balapan, Sean kembali mendapatkan hukuman drive-through penalty karena melanggar batas kecepatan saat masuk pit stop akibat pit limiter yang tidak berfungsi.

Kendati begitu, Sean masih bisa finis di urutan ke-17. Hal itulah yang membuat Jego kagum dengan kegigihan Sean.

"Start dari pit lane, tetapi hasilnya sudah bagus. Kami punya masalah dengan pit limiter, jadi penalti itu bukan kesalahan Sean. Ada sesuatu yang salah dengan mobil," kata Jego saat ditemui JUARA di paddock sirkuit.

"Sean sudah membalap dengan baik. Sejauh ini sudah positif meski hasil balapan memang belum memuaskan. Namun, dia menunjukkan performa dan perkembangan yang bagus. Kami tentu akan terus bekerja demi hasil terbaik," ujar dia lagi.

Pada Minggu (16/5/2017), Sean dan para pebalap F2 lainnya akan bersaing pada sprint race yang berlangsung pada pukul 14.15 waktu setempat atau 18.15 WIB.

Mereka akan bersaing dalam 23 lap tanpa ada kewajiban masuk pit stop. Balapan akan berlangsung sekitar 45 menit.

Jego menekankan bahwa kunci keberhasilan pada sprint race adalah menjaga degradasi ban.

"Ban adalah kunci kesuksesan di sirkuit ini. Pebalap tak boleh terlalu agresif agar ban bisa bekerja optimal sampai akhir," ucap Jego.

Jego merupakan engineer asal Perancis yang sudah berpengalaman di F1. Dia pernah memoles pebalap asal Meksiko, Esteban Gutierrez.

 

TOPIK :

Komentar