TOPIK TERPOPULER
  • Keanan Ritosini,10 tahun. pembalap favorit Nico Rosberg karena dia begitu juara langsung pensiun. (FERNANDO RANDY/BOLA)
  • Malik Bintang, 9 tahun. Pembalao favorit Max Verstappen karena namanya unik seperti nama saya. (FERNANDO RANDY/BOLA)
  • Kanaka Gusasi, 8 tahun. pembalap favorit Lewis Hamilton karena gaya dia keren dan selalu ingin jadi juara. (FERNANDO RANDY/BOLA)
  • Daffa Aldiansyah,9 tahun. pembalap favorit Sebastian Vettel karena dia punya taktik yang bagus dan pemarah. (FERNANDO RANDY/BOLA)
  • Rava Mahpud,12 tahun. pembalap favorit Ayrton Senna karena dia punya jiwa pemenang. (FERNANDO RANDY/BOLA)

Aku dan "Paddock"

Dalam seni pertunjukan ada istilah backstage atau belakang panggung, yakni ruang di belakang panggung yang berfungsi untuk menunjang penampilan para pelakon di panggung.

Ruangan ini berfungsi sebagai tempat pelakon untuk berganti kostum hingga merias wajah demi menampilkan yang terbaik di pertunjukan. Ruang tersebut ternyata bukan hanya milik seniman. Para atlet juga memiliki ruangan itu. Salah satu cabang yang memiliki tempat itu adalah balapan. Para pemacu roda tersebut menyebutnya dengan nama paddock. Paddock bagi pebalap mempunyai arti yang besar karena di sinilah mereka menyusun strategi, berdiskusi dengan pelatih dan mekanik, hingga mendengarkan musik.

Paddock adalah ruangan paling intim setelah mobil atau motor bagi para pebalap. Mereka bisa tertawa, lalu kemudian masuk dengan menangis tatkala hasil balapan tidak bagus. Itulah warna kehidupan yang sudah harus dirasakan oleh para pebalap muda ini. Berjam-jam mereka berada di ruangan yang jauh dari bersih ini dengan tumpukan ban dan tetesan oli di mana-mana serta panas yang menyengat.

Namun, dari ruang sempit inilah mereka mulai bermimpi untuk menjadi sama seperti pebalap idola. Dari sinilah mereka memulai harapan yang besar walau terkadang dalam prosesnya harapan orang tua adalah yang justru jauh lebih besar daripada ukuran paddock itu sendiri. (Fernando)

Komentar